Farin : Program Beasiswa Gubernur Zul Tidak Jelas Manfaat Bagi Daerah
Foto : Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB Nauvar F Farinduan. (KANALNTB.COM)

MATARAM, KanalNTB.com – Permasalahan Program Beasiswa Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang menjadi tema demo Mahasiswa di Mataram beberapa hari lalu terus disambut gelombang kritikan tajam dari wakil rakyat di Udayana. Kali ini giliran Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB, Nauvar Furqoni Farinduan yang bersuara lantang. Menurutnya program gubernur ini sesungguhnya bukanlah tentang pemerataan semata tapi juga tidak jelasnya manfaat program ini bagi daerah.

“Saya setuju kalau dikatakan bahwa investasi SDM ini akan bermanfaat di masa depan, tapi manfaat ini harus terukur, dan ukurannya harus jelas dalam periodesisasi pemimpin yang sedang menjabat,” kritik politisi muda ini.

Putra mantan bupati Lobar Zaini Arony ini beralasan bahwa pendapatnya tersebut didasarkan karena anggaran-anggaran yang digunakan untuk program ini adalah anggaran yang pada saat yang sama juga diperlukan bagi belanja-belanja daerah untuk mengatasi persoalan pendidikan lainnya di NTB.

“Jangan sampai program ini kedepan belum tampak memberikan solusi bagi daerah, malah membebankan pemimpin di masa mendatang yang juga memiliki orientasi pembangunan lain di masa mendatang,” imbuhnya.

Dia juga menyoroti OPD teknis yang bertanggungjawab menjalankan program ini tidak memiliki frame jelas dalam mengaktualisasikan keinginan Gubernur, khususnya menkonstruksikan bagaimana manfaat (benefit) strategis secara nyata kepada daerah dalam periodesisasi ini.

Dan menurut Farin apabila dilihat lebih mendetail juga ini belum jelas dan seimbang antara keinginan daerah dengan kapasitas sumber pembiayaan daerah. Ini sangat terkesan lebih besar pasak daripada tiang.

Dari sisi komponen anggaran beasiswa, ada sekitar 18 Milyar yang diperuntukan bagi beasiswa lokal dengan nomenklatur beasiswa miskin.

“Inipun tangkapan hasil diskusi saya dengan OPD teknis dan LPP tidak jelas frame atau TOR nya bagaimana operasionalnya maupun manfaatnya program ini dalam menjawab problem pendidikan di NTB,” ungkapnya.

Farin menyebut bagaimanapun secara pribadi sangat mendukung program-program pengembangan SDM khususnya sektor pendidikan. Namun ia tetap meminta program ini harus dievaluasi.


Baca Juga:


“Akan tetapi secara khusus terhadap program beasiswa ini saya meminta Pemprov untuk  mengevaluasi bentuk dan jenis Program Beasiswa ini, agar benar-benar memberikan manfaat yang jelas dan terukur sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini, sehingga dapat memberikan jawaban terhadap problem dan tantangan pendidikan NTB saat ini dan/atau juga kebutuhan bagi para insan-insan penuntut ilmu di NTB,”tutupnya.


Penulis: Pur ; Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here