Diduga Rawan Disunat, Polres Lotara Awasi Ketat Penyaluran Bansos Covid-19
Foto: Kapolres Lotara Akbp Fery Jaya Satriansyah. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Polres Lombok Utara (Lotara) akan mengawasi ketat penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang dibagikan di tingkat desa maupun kabupaten. Langkah ini penting mengingat bantuan kemanusian untuk masyarakat miskin tersebut diduga rawan disunat.

“Kita lakukan pengawasan secara ketat,” ungkap Kapolres Lotara AKBP Fery Jaya Satriansyah SH pada wartawan, Senin (18/5).

AKBP Fery mengatakan, pengawasan ketat yang dilakukan jajaran polres dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif, artinya jika kebijakannya pemerintah memberikan bansos harus sesuai nomenklatur yang ada.

“Jika bantuannya dalam bentuk uang harus diberikan uang, begitu juga dengan kebijakan memberikan barang harus barang,” tegasnya.

Sementara itu, terkait pemberian bansos beras yang tidak layak konsumsi di desa Malaka itu kata Fery, merupakan ketidak sengajaan dari pemerintah dan beras yang rusak tersebut sudah diganti dengan yang kualitas bagus.

“Itu sudah diganti. sudah selesai, asal jangan disengaja ya,”tandasnya.


Baca Juga:


Diketahui, di Lombok Utara sendiri sudah ada sejumlah desa diantarannya Desa Bentek, Tanjung dan Pemenang Timur yang sudah melakukan pemberian bansos baik itu bansos Bantuan Langsung Tunai (BLT ), Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun JPS Gemilang.


Penulis: Eza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here