Dewan Minta Pemda dan Pemprov Sharing Atasi Polemik Tanah SLBN Tanjung
Foto: Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com -Polemik kepemilikan lahan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang diduga dibangun diatas tanah milik warga menjadi sorotan DPRD setempat.

Wakil Ketua DPRD KLU Mariadi mengatakan, polemik kepemilikan lahan SLBN itu harus segera diselesaikan agar tidak berdampak pada proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Karena dalam proses belajar mengajar ini harus dipertanggungjawabkan bersama,”ungkapnya pada wartawan Ju’mat (14/2).

Menurut Politisi Golkar itu, pemerintah daerah (Pemda) sebaiknya menelusuri dulu proses   keabsahan kepemilikan awal, jika memang wewenang aset SLBN ini milik provinsi (Sudah diserahkan ke Provinsi.red) tetapi pemanfataannya masih oleh kabupaten, pihaknya mengira solusi yang tepat dalam penyelesaiannya Pemda dan Pemprov harusnya sharing untuk membayar tanah warga.

“Harus cepat diselesaikan ini jangan sampai anak-anak kita dirugikan nanti, dan jangan sampai investasi yang begitu besar pada akhirnya tidak bisa dimanfaatkan karna ada klaim dari masyarakat,”tegasnya.

Mariadi menegaskan, pemerintah harus segera mencari solusi yang terbaik, apakah dengan membeli tanah masyarakat, ataupun dengan solusi lain. Akibat adanya polemik ini, pendidikan tentu tidak bisa berjalan dengan baik,
bahkan banyak pihak yang akan dirugikan terutama anak-anak yang sedang mengenyam pendidikan disana.

“Saya atas nama pimpinan DPRD meminta kepada pemerintah duduk bersama dan secepatnya cari solusi yang terbaik,”imbuhnya.

Lebih lanjut Mariadi menuturkan, persoalan serupa juga banyak terjadi di wilayah lain di KLU. Dimana, begitu banyak sekolah, atau kantor-kantor desa sekarang ini sedang digugat oleh masyarakat, ini menandakan bahwa rupa-rupanya ada keteledoran pemerintah dalam rangka melakukan sertifikasi aset-aset milik pemda.

Baca Juga:

“Saya juga minta pemda untuk segera melakukan sertifikasi terhadap semua aset-aset daerah yang ada agar di kemudian hari tidak ada persoalan-persoalan yang muncul,”tandasnya.

(Eza)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here