Dewan Dorong Pembangunan Kantor Pemerintahan KLU
Foto: Ketua Komisi III DPRD KLU, Narsudin, S.Ag. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Memasuki usia ke 11 tahun yang jatuh pada 21 Juli 2019 mendatang, pusat kantor pemerintahan Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum terlihat. Menyikapi hal tersebut Dewan Lombok Utara mendorong agar eksekutif mematangkan perencanaan pembangunan pusat pemerintahan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD KLU, Narsudin, S.Ag, Senin (8/7) mengungkapkan, perencanaan pusat pemerintahan Lombok Utara agar segera di selesaikan. Tentunya dengan terlebih dahulu memantapkan proses pembahasan perubahan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Kita berharap, tahun 2020 mendatang sudah mulai ada pembangunan kantor pemerintahan Lombok Utara meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap,” kata Narsudin, Senin (8/7).

Ia menyebut, pusat pemerintahan merupakan identitas sebuah pemerintahan. Sangat disayangkan jika aparatur di esektutif belum memiliki perencanaan yang matang ke arah itu.

Terlepas dari kondisi daerah pascagempa Agustus 2018 lalu, Narsudin melihat upaya menyediakan kantor pelayanan yang memadai belum fokus. Ia melihat, kantor-kantor yang ada saat ini rata-rata merupakan peninggalan di zaman Bupati pertama, H. Djohan Sjamsu.

“Kalau masih keadaan kita seperti sekarang, sangat kita beda. Eksekutif, Bupati juga begitu. Begitu masuk halaman kantor sudah menghadap debu,” cetusnya.

Terlepas dari kondisi daerah pascagempa, Ketua DPC
PPP KLU ini menilai OPD setidaknya meyakinkan dewan dan publik terhadap perencanaan pusat layanan pemerintahan. Sebaliknya, peristiwa gempa lalu menjadi pembelajaran agar eksekutif melakukan penyesuaian perencanaan.

“Di UU 26 tahun 2008 jelas, Kota Pemerintahan itu dari Tanjung sampai Kecamatan Gangga. Maka segera dibuat perencanaan. Apalagi pemerintahan sekarang tinggal melanjutkan saja,” tambahnya.

Baca Juga:

Narsudin tak menutup dukungan jika Bappeda Lombok Utara dan OPD terkait menempatkan pusat layanan berada di satu kompleks. Hal ini ia lihat di sejumlah Kabupaten, dimana layanan kantor pemerintahan berada di satu area. Bukan mustahil ke depan, KLU akan melakukan hal yang sama walaupun pembangunan kantor pemerintahannya tidak dilakukan sekaligus.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here