Bupati Lotim Sebut Ada Mafia Pupuk Persulit Petani
Foto: Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy. (KANALNTB.COM)

MATARAM, KANALNTB.COM – Bupati Lombok Timur (Lotim) H Sukiman Azmy menggambarkan kekecewaannya terhadap para oknum yang memainkan peredaran pupuk bersubsidi. Sebab, ketika waktunya dibutuhkan petani pupuk seakan raib dari peredaran.

“Masalah pupuk, pupuk ini maaf iya, apa mengapa saya katakan mafia. Ketika pupuk dibutuhkan oleh masyarakat petani, pupuknya hilang,” ujar bupati yang menjabat dua periode sebagai bupati Lotim ini pada saat rakor dengan gubernur NTB, Senin (29/7).

Sukiman menyebut, pupuk yang dijual oleh pengecer oleh distributor itu adalah pupuk yang non-subsidi. Sedangkan yang bersubsidi disimpan entah dimana hilang dari peredaran.

“Ada tim kami bentuk tim pengawas pupuk kabupaten. Dan tim pengawas pupuk provinsi juga perlu. Dengan demikian maka intensitas pengawasannya juga relatif cukup bagus,” harapnya.

Lotim, sambungnya, memiliki dua puluh satu kecamatan. Perusahaan atau distrik yang melayani itu sekitar sebelas distributor. Satu distributor dominan mencakup sepuluh kecamatan. Ia akan meminta satu perusahaan sepuluh kecamatan yang ditangani. Sementara yang lain hanya satu kecamatan.

Baca Juga:

“Kami sedang mencoba bersurat ke produsen pupuk kaltim untuk membagi wilayah itu ya paling tidak pemerataan lah. Satu perusahaan itu tiga kecamatan atau dua kecamatan tapi ternyata sampai sekarang belum ada tanggapan,” jelasnya.

(dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here