Bimbo GR 10.000 Beri Bantuan WUBS Kepada UMKM di KLU
foto: Ketua GR 10.000 Asmuni Bimbo. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Penggiat sosial masyarakat Bimbo GR 10.000 kembali menunjukan sinerginya untuk membantu para pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengembangkan usahanya.

Baca Juga:

Kali ini, komonitas yang bergerak di bidang sosial itu telah memberikan pinjaman modal sebesar Rp 2 juta dengan syarat yang ringan dan tanpa dikenakan potongan dan bunga.

Ketua GR 10.000 Asmuni Bimbo menjelaskan, tujuan di cetuskannya wira usaha bimbo sinergi (WUBS) ini tidak lain untuk membantu masyarakat yang membutuhkan permodalan, terlebih pasca gempa yang mengguncang KLU ini telah melumpuhkan perekonomian masyarat.

Terlebih, dengan melihat tren sebelumnya para pedagang kecil ini cenderung meminjam modal usaha kepada rentenir, tentu dengan konsekuensi pemotonhan dan bunga yang cukup besar.

“Kita prihatin dengan para pedagang kecil kita disini (KLU.red) yang harus mengambil pinjaman dari rentenir untuk menambah modal usaha, alih-alih bisa berkembang mereka justru semakin susah,”jelasnya.

“Umpamanya begini, dia minjam Rp 2 juta di dua tempat, mereka harus menyetor Rp 90 ribu perhari belum lagi harus bayar bunga dan potongan. maka dari itu, kami Bimbo komonitas berinisatif untuk mebuat program WUBS ini untuk membantu masyarakat agar tidak terbebankan lagi,” tambahnya.

Dikatakanya, dengan berjalanya program ini pihaknya sangat berharap kepada masyarakat atau para pedagang untuk membantu lagi pedagang lain,dengan cara menyumbang seikhlasnya dari keuntungannya.

“Nanti kita akan taruhkan dua kotak, dimana ada kotak tanggung jawab untuk pengembalian modal dan kotak untuk mereka beramal .itu jika mereka mau menyumbang, jadi kita tidak paksakan,” katanya.

Dari amal tersebut lanjut Bimbo, pihaknya akan gunakan dana yang terkumpul itu untuk memberi sarapan geratis, menggaji para marbot, guru ngaji, penjaga pura dan pihara

“Semoga program ini berjalan, kalau hasil sumbangan ini terkumpul banyak, target kita akan umrohkan para guru ngaji dan marbot ini, bahkan para pedagang yang masuk program ini juga akan kita umrohkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bimbo menegaskan, Program WUBS ini memang sudah direncanakan sudah dari 3 tahun lalu dan baru tahun ini bisa terealisasi, dan ini kata dia meskipun hampir sama dengan nama program pemerintah tentu ini berbeda.

“Sekali lagi ini tidak ada hubungannya dengan pemerintah, ini piur keingunan sendiri, kita akan tunjukan bahwa masyarakat ini mau membantu masyarakat lain tinggal bagaimana caranya kita memberikan bantuan ke mereka,” tegasnya.

Kedepan kita Bimbo, pihaknya akan kembangkan program ini di setiap kecamatan dan jika ini berjalan dengan baik pihaknya akan kembangkan disetiap desa.

“Sementara ini kita kembangkan di tanjung dulu, tapi ini juga sudah mencukupi karna banyak dari ibu-ibu ini ada yang dari pemenang, gondang juga,” tandasnya.

Sementara itu, lbu Mahnim salah seorang Pedagang asal Karang Baru, kecamatan tanjung ini, mengaku sangat bersyukur diberikan pinjaman dari GR 10.000, sebab, selama ini pihaknya begitu kesulitan mendapatkan tambahan modal, meskipun ada pihaknya harus meminjam di bank subuh.

“Kita senang sekali diberi bantuan modal ini, tanpa ada potongan dan bunga, kita sangat terbantu sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahnim menegaskan, terkait bantuan Wira Usaha Baru (WUB) dari pemerintah daerah, pedagang yang menjajakan dagangannya di depan Kantor Bupati KLU ini justru tidak tahu adanya program tersebut, karena selama ini pihanya hanya meminjam yang dari bank subuh saja untuk tambahan modal.

“Kalau untuk bantuan dari pemerintah kami tidak tahu, masuk apa tidak dalam program WUB itu saya juga sudah tidak tahu,” pungkasnya.(Eza)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here