Ada Apa Pemkot Tidak Sebut Selly di HUT Kota Mataram, Pengamat: Itu Bermuatan Politis !
Foto: Pengamat Poltik dan juga Dosen UIN mataram, Agus, M.Si. (Foto: dok. pribadi)

MATARAM, KANALNTB.COM – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) NTB mengajak masyarakat mengawal demokrasi dengan baik. Dimana Pemilu merupakan cara yang disediakan sistem politik demokrasi untuk membangun konsensus tentang siapa yang menjadi wakil rakyat dan pemimpin politik bangsa ini.

Anggota DKPP NTB, Agus menyampaikan untuk di NTB belum ada pelanggaran kode etik oleh penyelenggara pemilu.

“Sampai sekarang belum ada laporan pelanggaran kode etik selama proses pungut hitung hingga rekapitulaai suara. Harapan kita tentu saja semoga tidak ada pelanggaran kode etik baik oleh KPU mapun Bawaslu,” ujarnya.

Selanjutnya, sambungnya, KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota termasuk Bawaslu diharapkan melaksanakan asistensi kepada PPK dan Panwascam serta terus berkoordinasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Diharapkan juga semua PPK dan Panwascam yang saat ini sedang kerja keras melakukan rekapitulasi di kecamatan untuk memperhatikan prosedur yang telah diatur dalam PKPU maupun peraturan Bawaslu dan undang-undang.

“Semua kita sebaiknya memberi kepercayaan kepada KPU maupun Bawaslu jujur dan transparan dalam melaksanakan semua tugasnya,” pesannya.

Ia meminta penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta Pemilu dan pastikan kedaulatan rakyat bisa terjaga dengan baik. KPU dan Bawaslu sedang mendapat amanah istimewa dari rakyat agar suara rakyat betul-betul harus sampai pada kandidat yang mereka pilih.

Baca Juga:

“Semoga semua proses berjalan lancar dan bangsa ini bisa menjaga persatuan dan kesatuan,” harapnya.

(dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here