Lowongan jadi Panwascam Kurang Peminat di Tujuh Kecamatan Ini. Bawaslu Selidik Alasannya
Foto: Komisioner Bawaslu NTB Itratip. (KanalNTB.com)

Mataram, KanalNTB.com – Beberapa waktu lalu salah satu pejabat PNS dari lingkup Pemrov NTB mendeklarasikan kesiapannya untuk maju di Pilkada 2020. Hal ini menjadi sorotan Komisioner Bawaslu NTB, Itratip. Seharusnya pegawai tersebut kata Itratip mengundurkan diri lebih dahulu sejak awal sebagai bentuk kesungguhan sehingga bisa menjadi pembelajaran politik bagi masyarakat.

“Secara aturan memang calon itu harus mundur setelah ditetapkan sebagai calon bagi PNS. Tapi untuk pembelajaran politik seharusnya terlebih dahulu mundur, agar lebih leluasa melakukan komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Langkah tersebut menurut Itratip sangat strategis agar sosialisasi politik yang dilakukan tidak ada penafsiran macam-macam.

“Lain ketika turun masih menjabat, masyarakat atau lawan politik akan berpikir ini muatan politis,”ungkapnya.

Itratip berkelit ditanya apakah ini bentuk pembiaran dari pembina ASN bersangkutan. Ia beralasan bahwa Pembina ASN harus memperhatian hal tersebut.

Baca Juga:

“Bukan pembiaran, tetapi sudah seharusnya tanggungjawab pembina ASN untuk mengingatkannya,” terangnya.

(pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here