Bawaslu : Jabatan Ketua MUI TGH Manan Seperti Makruf Amin di Pilpres Tak Harus Mundur
Foto: ilustrasi

MATARAM, KanalNTB.com — Kontroversi soal jabatan ketua MUI Kota Mataram yang sampai saat ini masih disandang bakal calon wakil walikota Mataram, TGH Abdul Manan, ditanggapi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Mataram. Posisi Ketua MUI, TGH Abdul Manan, menurut Bawaslu tidak harus dilepaskan meski sudah terdaftar sebagai salah satu calon wakil walikota Mataram.

Jabatan Ketua MUI tidak diharuskan dilepas seperti saat Wapres Ma’ruf Amin maju di Pilpres lalu yang saat itu juga menjabat Ketua MUI Pusat. Berdasarkan PKPU jabatan yang wajib dilepas saat maju sebagai kepala daerah adalah ASN, TNI dan Polri.

” Jabatan Manan sebagai Ketua MUI sama seperti Kiyai Ma’ruf amin pada saat Pilpres. Kan tidak mundur,” dalih Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri kepada KanalNTB, Kamis (17/09).

Terhadap aturan ini Bawaslu menurutnya tidak bisa melakukan tindakan semacam himbauan. Namun Bawaslu melakukan kerjasama dengan MUI dalam mengkampanyekan tolak politik uang dan politik sara.

“Kita menghimbau agar MUI dalam setiap ceramahnya mengajak agar melawan politik uang dan isu sara,” tegasnya.

Sementara mengenai apakah jabatannya sebagai Ketua MUI yang mendapatkan anggaran dari APBN atau APBD. Bawaslu belum mengetahuinya.

“Kami belum tahu apakah MUI mendapatkan dana APBN, APBD atau dari donatur,” tegasnya.

Sementara itu Bakal calon Wakil walikota Mataram TGH Abdul Manan menyebut bahwa jabatan yang diembannya sebagai Ketua MUI Kota Mataram dipilih melalui Formatur dan sesuai SK.


Baca Juga:


“Ketua MUI bukan jabatan tapi pengabdian. Dengan mekanisme formatur dan SK yang setingkat lebih tinggi. Tidak ada yang di perebutkan. Melayani sesuai dengan SK yang tertuang,” ucap pria hafiz Qur’an ini.


Penulis: Punk

Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here