Ayat-Ayat Kematian di Tengah Wabah Corona
Foto: dok

Oleh: Cukup Wibowo (*)


Covid-19 ini tak bisa dipungkiri sebagai sepenuhnya rahasia Tuhan. Tak ada satupun manusia yang bisa mengatasinya kecuali atas izin-Nya. Barangkali ini adalah cara terbaik bagaimana Tuhan melakukan keseimbangan populasi manusia di bumi ciptaan-Nya. Kematian lewat jalan Corona ini sudah diatur dalam satu skenario yang dikehendaki-Nya.

Bila kebersihan bisa mencegah Covid-19, seperti ditulis oleh Abu Keysa Almuzammil di beranda Facebook-nya, mungkin Italia tidak akan pernah diserbu oleh virus Corona, karena Italia termasuk negara terbersih di Eropa. Bila panas bisa membunuh Corona, mungkin Iran tidak akan tumbang oleh gempuran Corona, karena Iran adalah negara gurun yang diakui panasnya. Bila kehati-hatian bisa mencegah Corona, rasanya tak mungkin seorang seperti  Pangeran Charles dari Inggris terkapar oleh Corona, karena hidupnya paling hati-hati dan terjaga.

Dan juga seandainya mereka yang tak mau tahu alias cuek dan sembrono pola hidupnya pasti kena Corona, mungkin (maaf) para pengamen, kuli-kuli kasar dan para pedagang di pasar tradisional sudah pasti tersungkur semua oleh Corona, terutama orang gila yang hidupnya penuh dengan kotoran dan tak pernah berpikir harus mencuci tangannya dengan sabun.

Tapi kenapa semua itu tak bisa dijadikan bukti terjadinya sebab-akibat seseorang untuk terkena Corona? Tidak lain karena hidup ini tidak harus selalu sejalan dengan teori, sains dan akal manusia. Kita tak boleh melupakan yang namanya Qodho dan Qodarnya Allah. DIA-lah yg Maha menentukan, menjamin dan menjaga siapa yang dikehendaki-Nya. Pengetahuan dan pendapat tentang sains tak harus membuat kita melupakan kekuasaan-Nya, lari dari-Nya dan secara total  meninggalkan rumah-Nya, dan berhenti berharap pada-Nya. naudzubillah min dzalik!

Ada 15 ayat dalam Alquran yang mengupas tentang kematian. Yakni QS Ali Imran Ayat 102, QS Ali Imran Ayat 145, QS Ali Imran Ayat 185, QS Al An’am Ayat 61, QS Al Ahzab Ayat 16, QS Al Mu’minum Ayat 99, QS An Nahl Ayat : 61, QS Al Waqi’ah Ayat 60, QS Haqqah Ayat 27, QS Haqqah Ayat 27, QS Al Sajdah Ayat 11, QS Az Zumar Ayat 30, QS An Nisa Ayat 78, QS Al Munafiqun Ayat 11, dan QS Al An’aam Ayat 2.

Bila ke 15 surat ini kita baca, rasanya selaras dengan keadaan saat ini. Kewaspadaan kita untuk berikhtiar tak boleh membuat keimanan kita goyah oleh rasa cemas, khawatir, maupun ketakutan yang berlebihan tentang kematian.

Semalam kami baca ayat-ayat kematian itu dalam acara Taklim Keluarga. Stay at Home memberi pesan kuat untuk makin menguatkan keagamaan kita di keluarga masing-masing. Sungguh indah pesan kebaikan Allah dalam kisah Corona ini.

Kopajali-Mapak Indah, Senin 6 April 2020 (usai Dzuhur)


(*) Widyaiswara BPSDMD NTB


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here