Najmul Akhyar Resmi Bacabup Demokrat di Pilkada KLU, Soal Wakil Ini Kriterianya
Foto: Bacabup KLU dari Partai Demokrat TGH Najmul Akhyar. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Wacana pembangunan kereta gantung dari Lombok Tengah (Loteng) menuju gunung Rinjani oleh pemerintah kabupaten Lombok Tengah tak hanya datangkan rasa gembira bagi kelengkapan infrastruktur kemajuan pariwisata di Loteng khususnya dan NTB umumnya tapi juga mengancam hilangnya pekerjaan para Potter di Senaru, Lombok Utara.

Bupati Lombok Utara TGH.Najmul Akhyar SH,MH. kepada wartawan, Senin (30/9) mengungkapkan, konsep tersebut harus dikaji ulang karena menurutnya rencana itu akan mengancam ratusan Potter yang ada di Senaru.

“Mungkin ini konsep mereka bukan konsep kita, kalau kita pun ada (Konsep.red) dan kita laksanakan konsep seperti itu tentu kami harus berpikir juga tentang banyaknya orang yang menggantungkan hidupnya sebagai Potter. Itu ratusan orang yang menggantungkan hidup disana,” ungkapnya.

Menurutnya, rencana itu perlu dipertimbangkan lagi, jika pemda loteng hanya berpikir pendapatan atau PAD saja mungkin wacana tersebut akan direalisasikan, tetapi tentu harus ada kajian apakah nanti pendapatan asli daerah yang didapat itu harus berbanding lurus dengan jumlah masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

“Jika rencana kereta gantung ini dibangun tentu dari Loteng ke rinjani tetapi karena rinjani seperti segara anak ini masuk ke wilayah Lombok Utara harus ada pembicaraan dulu dengan kami,”tegasnya.

Sampai sekarang ini lanjut Najmul belum ada pembicaraan apapun antara pemerintah Lombok Utara dengan pemerintah Loteng. Najmul bahkan menilai ini harus dibicarakan serius, sebab, persoalan ini menyangkut konteks kewilayahan.

“Kita sama-sama memiliki wilayah, misalnya ke rinjani. rinjani ini Lombok Utara, mereka menempatkan kereta gantung itu di Lombok Tengah menuju Lombok Utara , ini harus ada pembicaraan menurut saya,” tukasnya.

Ide semacam itu sebenarnya bukan hanya punya mereka saja tetapi tentu Lombok Utara juga punya ide demikian, lantas hal itu Pemda kesampingkan karena pihaknya tahu ada ribuan masyarakat yang menggantungkan hidup disana.

Baca Juga:

“Pasca gempa saja dengan kondisi tamu sepi, ekonomi bahkan masyarakat juga sepi sekali di Senaru itu,” tandasnya prihatin.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here