Foto : Bupati Lombok Timur dan juga Balon Cagub NTB dari Independen Moch. Ali Bin Dachlan

SELONG, kanalntb.com – Kedudukan Inspektorat dalam pemerintahan daerah adalah sebagai pengawas terhadap kebijakan kebijakan seorang kepala daerah. Namun tidak demikian di Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur.

Bupati Ali BD justru mengaku menginspeksi inspektorat daerah Lombok Timur (Lotim). Komentar Ali BD tersebut terlontar saat memberikan sambutan di Bursa Inovasi Desa (BID), di gedung Dharma Wanita Lotim, Rabu (20/12).

“Inspektorat yang menginspeksi desa, diinspeksi juga oleh saya,” ujar kepala daerah yang terkenal dengan statemen-statemen kontroversialnya ini.

Baca Juga : 90 Persen Warga Dukung Ali BD-Sakti

Hal tersebut diucapkan Ali BD terkait adanya anggaran kunjungan dari desa untuk inspektorat. Ia sendiri yang melihat adanya dana untuk inspektorat tersebut.

“Jadi bagaimana mau tegas kalau inspektoratnya diumpan begitu,” sentil Ali BD.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Lotim, Haris membantah adanya anggaran yang dikhususkan pada inspektorat dari desa. Inspektorat sudah punya anggaran tersendiri dalam mengaudit Dana Desa.

“Tidak ada. Itu tidak boleh. Silahkan dicek ke desa-desa. Kami sudah punya anggaran sendiri,” bantah Haris.

Baca Juga : Mangkrak, Inspektorat Cek Proyek Taman Rinjani Selong

Selain menyentil inspektorat, Ali BD juga menyemprot Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berkeliaran di jalan. Katanya, LSM itu seharusnya membangun masyarakat, bukan malah mengancam pejabat.

“Kalau ada lima, enam orang LSM teriak-teriak di jalan, itu bukan LSM tapi preman murahan. Kok banyak pejabat yang takut pada orang kayak gitu,” lantangnya.

Karena itu, ia berpesan kepada para kepala dinas untuk tidak takut pada LSM semacam itu. Kalau takut, berarti kepala dinasnya memang bermasalah. Yang seharusnya dihormati, imbuhnya, LSM yang benar-benar membangun negara dan inovatif.

Baca Juga : Lombok Timur “Salip” Kota Mataram Terkait Smart City

Dalam acara tersebut, bupati yang juga maju menjadi calon gubernur melalui jalur indpenden ini menyampaikan jangan terlalu membebani desa dengan beban tugas yang berat. Dana desa yang 1 sampai 3 milyar tidak bisa menyelesaikan kompleksitas masalah yang ada di desa dengan besaran demikian.

“Itu nilainya kecil. Saya juga sering mengkritik pusat terkait ini,” aku Ali BD. (k6)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here