LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Kapolres Lombok Utara (Lotara), AKBP Herman Suyono mengatakan bahwa memasuki tahun 2019 ini pihakanya menargetkan akan mengungkap kasus dugaan korupsi di wilayah hukum (wilkum) Polres Lotara.

“Kasus korupsi di KLU, ada. Lagi kita dalami dengan proses penyelidikan tapi kita belum bisa simpulkan apakah bisa naik ke proses sidik. Nanti sambil berjalan. Ada beberapa kasus sih emang,” ungkapnya ditemui wartawan, kemarin (31/12).

Herman enggan memaparkan secara gamblang berapa jumlah laporan kasus korupsi di 2018. Namun pihaknya menargetkan pada tahun 2019 akan membidik dan mengungkap dugaan kasus tersebut.

“Target kita 2019 ini harus ada kasus koropsi yang terungkap,” tegasnya.

Sementara, terkait dugaan kasus korupsi di lingkup pemda KLU ia menegaskan hal tersebut masih bersifat rahasia. Ada waktunya nanti untuk melakukan ekspos.

“Masih rahasia, bukan masalah aman gak aman, tapi kita sedang lakukan penyelidikan nih. Dengan laporan hasil penyelidikan, apakah akan naik ke proses sidik nanti penyidik yang simpulkan. Tunggu saja,” terangnya.

“Ada memang beberapa laporan masyarakat yang saat ini sedang kita dalami,” sambungnya.

Herman mengakui memang ada beberapa laporan masayarakat terkait kasus dugaan korupsi di KLU yang sekarang sedang on proses penyelidikan.

Lebih jauh, terkait upaya pencegahan, Herman menjelaskan itu pasti ada. Bahkan ia mengaku di setiap rapat dengan SKPD pihaknya selalu menyampaikan bahwa terkait pengguanan anggaran ini supaya betul-betul selektif dan berpedoman pada aturan UUD dan SOP yang ada.

“Kan disana sudah diatur bagaimana proses lelang segala macam tentu hal tersebut harus dijalankan. Sebagai upaya pencegahan kita saling mengingatkan dengan kawan-kawan di SKPD dengan unsur pengawasan seperti Inspektorat kita juga sering ketemu,” tandasnya.

Lebih lanjut, menyoal tentang kucuran dana yang cukup besar dari pemerintah pusat untuk pembangunan pasca gempa bumi ini pihaknya tetap bersinergi dengan teman-teman dari TNI untuk mengawal itu supaya tidak terjadi penyelewengan.

“Kita tetap bersinergi dengan teman-teman dari TNI untuk sama-sama mengawal supaya tidak terjadi penyelewengan,” pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here