LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Kendati sudah menerima kiriman logistik pemilihan umum 2019, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih mengalami kekurangan logistik seperti kotak suara dan bilik suara.

Ketua KPU KLU, Burhan Ekwanto membenarkan adanya kekurangan itu. “Iya benar, setelah menerima kiriman logistik, memang benar ada kekurangan,” ungkapnya saat ditemui wartawan, Senin (7/1).

Diterangkannya, berkaitan dengan logistik ini pihaknya sudah menerima bilik suara sebanyak 756 kotak dan bilik suara. Dimana untuk saat ini jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di KLU sebanyak 759. Sehingga, ada sekitar 3 TPS yang masih belum punya logistik itu.

“Ada sekitar 3 TPS yang masih kekurangan, tapi untuk kekurangan kotak suara dan bilik suara itu akan dipenuhi pada tahun 2019 ini,” katanya.

Menurutnya, kekurangan itu terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya, pada saat pemutakhiran data pemilih di Desa Gili Indah dan Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang. Adapun jumlah pemilih disana lebih dari 300 orang. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan penambahan jumlah TPS Gili Indah sebanyak 2 TPS dan pemenang barat 1 TPS.

“Sesuai aturan jika jumlah pemilih lebih dari 300 orang maka harus dilakukan penambahan TPS,” ujarnya.

Soal kotak suara dan bilik suara itu pengadaanya ada pada KPU RI. Posisinya di KPU hanya melaporkan dan menunggu kiriman logistik tersebut dari pusat.

Kemudian, tambah Burhan, berkaitan dengan pelengkap di TPS, pihaknya sudah mengadakan dan sudah berada di gudang KPU KL. Diantaranya meliputi alat coblos, spidol dan ID card.

“Sementara untuk surat suara pengadaanya ada pada KPU RI dan saat ini belum sampai tahap percetakan,” paparnya.

Meski demikian, beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah mengundang semua pimpinan partai dan LO untuk melakuakan validasi suarat suara. Dan semua sudah diperiksa by name dari dapil satu hingga dapil tiga.

“Masing-masing partai politik sudah membubuhkan tanda tangan untuk persetujuan pencetakan surat suara,” ujarnya.

Lebih lanjut Burhan menjelaskan, kaitan dengan daftar pemilih di KLU, pihaknya sudah melakukan pencermatan DPT tahap dua. Dimana pada saat itu pihaknya melibatkan pimpinan partai politik dan pihak terkait.

“Jumlah DPT di KLU sebanyak 171,541 orang. Dalam tahap ini setelah kita tetapkan DPT kita juga memberikan kesempatan kepada pemilih yang belum terdaptar dalam DPT untuk nanti mendaptarkan diri dan selanjutnya akan terdaftar pada daftar pemilih khusus, ” jelasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here