MATARAM, KANALNTB.COM – Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Hj Budi Septiani mengatakan bahwa program pengembangan dan industrialisasi unggas yang disampaikan Gubernur NTB bisa entaskan masalah kemiskinan.

“PR kemiskinan kita kan masih tinggi. Untuk mengentaskan masalah kemiskinan itu tidak dengan sapi. Yang cepat menghasilkan uang, mengentaskan kemiskinan di NTB itu unggas,” klaim Septiani, hari ini (11/1).

Ia menjelaskan ada tiga program dari Dinas Peternakan yang menjadi prioritas kedepan. Yakni untuk jangka pendek pengembangan unggas itu sendiri. Lalu, untuk jangka menengah yakni kambing. Kemudian jangka panjang tetap program pengembangan sapi.

“Gubernur sampaikan agar unggas dikembangkan secara masif menuju industrialisasi,” kata Septiani meniru penyampaian Dr Zul.

Ia juga meyakinkan warga NTB bahwa potensi unggas di NTB sangat besar. Sebab hal itu ditunjang beberapa hal. Seperti, bahan baku pakan yang tersedia yakni jagung dan dedak. Kemudian, adanya ahli pakan ternak di NTB yang sudah memiliki model pengembangan unggas.

“Ada Dr Asnawi, beliau itu pakarnya. Model yang dimilikinya sudah diterapkan di KLU,” terangnya lagi.

Selanjutnya, Budi Septiani menyampaikan kebutuhan telur di NTB sendiri pada angka 1 juta per hari. NTB sendiri ia menambahkan akan mengembangkan lagi program Kampung Unggas yang modelnya pernah digagas sejak 2013. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here