LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Proyek pengerukan pasir Dermaga Labuhan Haji, Lombok Timur tetap dilanjutkan penyedia/kontraktor. Dimana kontrak sejatinya berakhir pada 26 Desember 2018, lalu.

Kepala Bidang Pengairan, Dinas PUPR Lotim, Sosiawan Putraji menyampaikan, kedalaman design pengerukan sudah cukup. Namun, sisa pasir yang berada di sekeliling area yang 72 persen harus dikeruk. Hal tersebut guna mendukung keberfungsian main area kawasan berlabuh kapal.

“Jika ada pertanyaan, berarti proyek tersebut belum selesai? Iya, jelas proyek tersebut belum selesai,” ujar Sosiawan ditemui wartawan diruangannya, Kamis (3/1).

Sosiawan menambahkan, melalui dirinya, Kadis menyampaikan penyelesaian proyek tersebut mengedepankan asas normatif sesuai dengan kaidahnya.

“Kita memberikan kesempatan pada penyedia untuk menyelesaikan pengerjaan denda keterlambatannya,” terangnya.

Kaidah itu, sambung Sosiawan, sudah diatur dalam Perpres 54 tahun 2010. Selain itu dalam kontrak kerja juga sudah tercantum. (dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here