MATARAM, KANALNTB.COM – Penjelasan Ketua Bapemperda terhadap empat Raperda Prakarsa DPRD NTB diwarnai beberapa interupsi dari anggota DPRD pada Rapat Paripurna, Selasa (3/11).

Usai penyampaian Penjelasan Empat Raperda oleh Ketua Bapemperda H. Makmun. Saat Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahalli Fikri yang memimpin Rapat Paripurna menyimpulkan empat Raperda yang dibentuk akan dilanjutkan pada Paripurna pandangan Fraksi-Fraksi terhadap empat raperda.

Anggota DPRD dari Fraksi PDI P Ruslan Turmuzi langsung memberikan interupsi. Dia meminta agar pembahasan Raperda tentang Kepemudaan tidak diloloskan karena sudah melangkahi kewenangan.

Menurutnya pembahasan Raperda tentang kepemudan tidak ada dasar hukum untuk dibuatkan perda karena sudah jelas diatur dalam UU Kepemudaan. “Kita berhak mengusulkan Raperda inisiatif tapi tidak melampaui kewenangan. Dari empat raperda yang diusulkan , Raperda kepemudaan ini bukan kewenangan kita. Menjadi pertanyaan saya kok bisa raperda kepemudaan bisa lolos, jangan sampai regulasi banyak kita buat tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Ketua Bapemperda H Makmun menjelaskan, Bahwa Raperda Kepemudaan sudah disahkan di paripurna sebelumnya bersama tiga raperda yang lain. “Jadi silahkan pada pandangan Fraksi bisa disampaikan pendapatnya, tempatnya bukan disini,” jelasnya

Selain Ruslan, beberapa anggota DPRD lainnya turut melayangkan interupsi. Diantaranya anggota Fraksi PAN Burhanudin Jafar Salam dan anggota Fraksi Demokrat H. MNS Kasdiono. Namun, Wakil Ketua DPRD NTB TGH Mahalli Fikri tetap menutup agenda peripurna setelah disetujui untuk dibahas di Paripurna selanjutnya pada pandangan Umum Fraksi-Fraksi. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here