LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM
Pembangunan pasar Ganti, Praya Timur dengan nilai kontrak sekitar Rp 900 juta dinilai dikerjakan asal-asalan. Pasalnya, ada beberapa item pengerjaan tidak sesuai dengan spek. “Kami minta pihak penegak hukum turun dan mengusut pasar Ganti tersebut,” kata warga Praya Timur, Hamzan Wadi, Selasa (6/11).

Tidak hanya itu, Hamzan juga minta Dinas Perdagangan untuk bentuk tim melakukan uji petik kelayakan bangunan. Karena, bila dilihat bangunan pasar Ganti itu mau roboh. Bahkan, dua tahun kedepan kemungkinan akan roboh. “Itu dilihat dari bentuk penembokannya yang tidak pas, karena terjadi kemiringan,” tuturnya.

Sementara, Plt Camat Praya Timur, Murdi ketika disinggung kondisi pasar Ganti, terkait kelayakan bangunan, ia katakan, tidak ada kewenangan untuk berbicara soal hal tersebut. Karena yang bisa memastikan layak atau tidaknya adalah tim teknis. “Sepengetahuan saya, pasar Ganti sedang ditangani Inspektorat untuk dilakukan audit,” katanya.

Hanya saja pada prinsipnya kata Murdi, pasar Ganti itu bisa dimanfaatkan dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Intinya, pasar itu bisa tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sedangkan Kabid Perdagangan dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Loteng, L Hamdi Iskandar mengakui, kalau tim PHO sudah turun melakukan pemeriksaan. Tapi, karena melihat pengerjaan fisiknya belum mencapai 100 persen, maka tim PHO tidak jadi melakukan PHO atau menandatangani berita acara serah terima dari pengerjaan proyek tersebut. “Ketika itu tim menemukan pengerjaan fisiknya baru mencapai 97,78 persen. Sehingga inilah dasar tim PHO tidak menandatangani berita acara serah terima proyek itu,” kata Hamdi sekaligus KPA dan PPK pada proyek itu.

Atas dasar pertimbangan itu, pihaknya mengeluarkan rekomendasi pemberian kesempatan kerja selama 21 hari terhitung tanggal 25 Oktober. Namun, bila sampai batas waktu itu tidak dapat selesai juga, maka pihaknya akan melakukan putus kontrak. “Kami juga nanti minta dinas PUPR untuk melakukan uji kelayakan,” tegasnya.

Intinya tutur Hamdi, pasar Ganti itu harus dikerjakan dengan baik. Sehingga, kedepannya ada azas manfaat bagi masyarakat. “Pokoknya pihak ketiga harus menyelesaikan pengerjaannya. Artinya, mana yang belum selesai dikerjakan, silahkan diselesaikan,” tungkasnya. (Hiz)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here