MATARAM, KANALNTB.COM – Kejaksaaan Negeri Mataram, mengungkapkan putusan Baiq Nuril Maknun belum memiliki kepastian hukum selama tak ada Peninjauan Kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung.

“Kalau tidak di ajukan PK maka tidak ada kepastian hukum,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram I Ketut Sumadana, Rabu (21/11).

Menurutnya, meski ada penundaan eksekusi, tidak lantas menggugurkan putusan MA. Sebab, kata dia, putusan MA sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Sehingga, mau tidak mau diperlukan kepastian hukumnya, berupa PK.

“Apakah betul Ibu Nuril dan kuasa hukumnya akan melakukan upaya hukum berupa PK. Itu yang akan kita bicarakan teknisnya seperti apa,” tuturnya.

Meski demikian, Ketut Sumadana, mendorong agar Ibu Nuril dan kuasa hukumnya mengajukan PK.

“Kalau pun ibu Nuril dan kuasa hukumnya belum mengajukan PK, karena kenfaka belum menerima salinan MA, maka kita dorong sama-sama supaya pengadilan itu cepat memberikan salinan. Karena salinan itu bukan untuk kepentingan Ibu Nuril tapi kejaksaan juga. Semuanya untuk penegakan hukum,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Nuril, Hendro Purba, mengaku sedang mempersiapkan bahan-bahan permohonan untuk mengajukan PK ke MA. Namun, pengajuan PK akan dilakukan setelah pihaknya menerima bukti salinan putusan MA.

“Kami mau salinan, sehingga tidak hanya pernyataan saja. Kalau pun untuk PK kami sedang mempersiapkan dan menerawang sehingga menjadi dasar kami kepada MA. Tapi sampai detik ini kami belum menerima salinan dari putusan MA. Sebaiknya kami menunggu salinan baru kami akan mengajukan PK,” jelasnya.

Diketahui, kasus ini menyedot perhatian masyarakat, di antaranya media sosial dan juga mencetuskan berbagai demonstrasi membela Nuril, yang dinilai sedang membela martabatnya. Sebagian ahli hukum pidana juga menilai hal serupa.

Eksekusi yang sedianya akan dilakukan eksekutor dari kejaksaan itu, merupakan perintah dari putusan kasasi MA yang menghukum Baiq Nuril dengan enam bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan penjara karena melanggar Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 45 Ayat (1) UU ITE. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here