MATARAM, KANALNTB.COM – Rapat Paripurna DPRD NTB membahas pandangan Fraksi-Fraksi terhadap RPJMD tahun 2019 tak satupun dihadiri Ketua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Absennya para ketua OPD ini pun menuai protes keras beberapa dewan.

“Kita lihat Kepala OPD sama sekali tidak ada yang hadir padahal ini hal penting, membahas masukan Fraksi untuk RPJMD Lima Tahunan. Gubernur juga hanya mengutus asistennya,” kata H Abdul Karim Juru Bicara Fraksi Gerindra di atas podium, Rabu (7/10).

Sebelumnya, Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menyatakan kepada kanalntb.com dalam berita berjudul “Wow… Dr Zul Tak Ingin Tiru Gaya Gubernur-Gubernur Terdahulu untuk yang Satu Ini…”(19/10) mengutarakan tidak akan menjadikan kehadiran kadis dalam kegiatan yang dihadirinya menjadi bahan penilaian.

Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, mengaku memiliki cara sendiri ketika memilih seorang pejabat untuk memimpin sebuah instansi. Ia sama sekali tidak akan mengadopsi kebiasaan gubernur-gubernur sebelumnya. Menilai kehadiran mereka dalam setiap acara gubernur. Termasuk menjadikan pertimbangan penilaian ketika pejabat hadir atau tidak hadir dalam program Jumpa Warga mingguan di pendopo yang dimulai Minggu lalu.

“Tidak, saya tidak menilai yang begitu-begitu kok. Simpel-simpel saja, jangan dipaksa-paksa,” kelitnya menjawab
apakah kehadiran kadis di acara Jumpa warga setiap Jumat akan menjadi penilaian dirinya untuk melakukan mutasi pejabat, Jumat (19/10).

Dr Zul meminta kepada seluruh Kepala Dinas dalam menghadiri acara apapun agar tidak merasa dipaksa. “Jangan hadir ke acara karena tekanan, karena paksaan, karena ketakutan,” tegasnya.

Kenyatannya pada kegiatan yang tidak dihadiri Gubernur tidak hadir seperti pada rapat paripurna kemarin, Dan memilih hadir pada acara yang dihadiri Dr Zul di Hotel Aruna Senggigi.(Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here