LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Polemik pengadaan kendaraan dinas (Randis) jenis Fortuner yang diperuntukkan untuk Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memanas.

Kali ini, datang dari sejumlah anggota DPRD KLU yang mengklaim bahawa anggaran pengadaan mobil senilai Rp 600 juta itu tidak disetujui pada pembahasan KUA – PPAS 2018.

Anggota Banggar DPRD KLU, H. Abdul Gani, mengatakan, pada pembahasan kemarin pihaknya tidak menyetujui dan telah mengeluarkan item pengadaan randis dari penganggaran.

“Kalau saat dibahas kan sudah dikeluarkan, artinya Fortuner tidak lolos saat itu. Tapi dimuat kembali saya tidak tahu,”ungkapanya, kemarin.

Gani menuturkan, dalam setiap pembahasan atas item yang disetujui dan tidak disetujui terangkum dalam risalah sidang. Sebab tidak hanya Fortuner saja, ada beberapa item di APBD murni yang tidak disepakati agar dievaluasi dan dikaji ulang.

“Pada saat itu kan kita menolak karena melihat kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

Anggota Banggar lain M. Ikhwanudin, mengakui hal serupa. “Kami tidak pernah membahas itu,” katanya.

Sementara itu, politisi Hanura, Ardianto, SH.,mengatakan pada rancangan APBD 2018 tidak tercantum anggaran pengadaan mobil seharga Rp 600 juta, begitupun pada bagian umum yang tercantum hanya pengadaan mobil kabag.

“Pada Bagian Umum yang ada hanya anggaran pengadaan mobil Kabag Rp 250 juta dan 1 unit sepeda motor Rp 25 juta. Maka saya tidak paham mekanismenya bisa muncul di APBD 2018,” paparnya.

Menurutnya, terkait Persoalan randis pemda KLU ini sudah terlanjur diadakan dan menjadi polemik. Maka dari itu harus ditelusuri secara hukum perihal mekanisme penganggarannya mengingat ada beberapa anggota Banggar mengaku tidak pernah membahas anggaran tersebut.

“Untuk jelasnya bisa cek notulen dan rekaman rapat Banggar dengan TAPD dan laporan Banggar. TAPD dan Banggar adalah orang yang paling bertanggungjawab atas persoalan ini. Dan kami harapkan, aparat penegak hukum mengatensi persoalan ini,”pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here