MATARAM, KANALNTB.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB mensinyalir beberapa calon legislatif (Caleg) memanfaatkan Program di dinas kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Dompu untuk kepentingan sosialisasi pencalonannya.

Untuk itu, jelang pelaksanaan pemilu ini semua petugas yang ada di lapangan diharapkan meningkatkan pengawasan sehingga pelaksanaan sosialisasi dan kampanye berjalan sesuai dengan aturan.

Divisi Informasi, Data, dan Komunikasi Bawaslu NTB, Suhardi  mengakui ada beberapa caleg yang diduga menggunakan program di dinas kabupaten. Informasi dari beberapa masyarakat, beberapa caleg tersebut memanfaatkan Program dinas yang dipegang oleh keluarganya untuk kegiatan sosialisasi.

“Indikasi pelanggaran oleh dinas melalui program di kabupaten, di Lotim sedang berproses, dan juga di Dompu, ”katanya, Selasa (6/11).

Dia menjelaskan, Program dinas dilarang untuk kegiatan kampanye. Untuk itu, sejak mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai indikasi penggunaan program dinas untuk kegiatan kampanye.

Pelaksanaan pemilu pada 17 April 2019 mendatang , Bawaslu juga sudah meminta kepada seluruh petugas yang ada di lapangan termasuk para relawan untuk meningkatkan pengawasan terutama yang berkaitan dengan pelanggaran pemilu. “Kami sudah meminta semua petugas untuk meningkatkan pengawasannya,”jelasnya.

Sejauh ini penindakan tindak pidana pemilu sudah berjalan di Kabupaten Sumbawa. ” Terkait pengerusakan APK, sekarang masih proses klarifikasi. Apakah pelanggaran administasi kah atau pidanakah,”ungkapnya.

Dia berharap pelanggaran pemilu bisa dikurangi dengan bantuan masyarakat. “Kita berharap masyarakat juga melaporkan, celah pelanggaran bisa dikurangi kalau ada foto bisa dikirim ke kita,” katanya. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here