LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM
Dinas Koperasi dan UMKM Lombok Tengah terus melakukan verfikasi data terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana gempabumi. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan usahanya.

Kabid UMKM dinas Koperasi dan UMKM Loteng, Irfan Dilaga mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan data valid jumlah UMKM yang terdampak. Soalnya, masih dilakukan verifikasi. “Kalau kita lihat dari data, banyak UMKM kita terdampak, khususnya di tiga kecamatan, yakni Batukliang Utara, Batukliang dan Pringgarata,” katanya.

Kemudian, bila data sudah ada, solusi yang akan diberikan, yakni pertama memastikan keberlanjutan usahanya, dengan pemberian bantuan modal. Terhadap hal ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementrian Koperasi dan UMKM RI melalui dinas Koperasi dan UMKM Provinsi. “Rencananya Kementrian melalui Provinsi akan memberikan bantuan modal,” ungkapnya.

Kisaran bantuan modal yang akan diberikan sebesar Rp 3-5 juta per orang. Tapi, bantuan ini pun tidak sewenang-wenang diberikan ke semua UMKM. Melainkan UMKM yang mempunyai izin. “Inilah fungsinya data tersebut,” terangnya.

Selanjutnya, untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua penyandang dana, baik itu Bank, Finance dan koperasi tempat melakukan pinjaman. Koordinasi ini dilakukan jelas Irfan, untuk meminta semua penyandang dana memberikan keringan kepada UMKM, paling tidak memberikan perpajangan waktu atau tidak melakukan penarikan angsuran paling tidak selama 3-6 bulan. Sampai aktivitas usahanya pulih kembali. “Kami tidak ingin usaha mereka mati, apalagi gara-gara memikirkan angsuran,” ujarnya.

Apalagi, UMKM kita kebanyakan olahan pangan, menjahit, bengkel dan sarana usaha lainnya. “Intinya kami akan terus support untuk keberlanjutan usaha mereka,” tungkasnya. (Hiz)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here