LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendapat jatah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 481 dari usulan 1.248. Hanya saja, formasi untuk SMA tidak ada. “Terbesar tenaga pendidik (Guru),” ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H Moh Nazili, Rabu (12/9).

Meski demikian, kata Nazili, dari 10 kabupaten/kota di NTB, Loteng yang paling banyak dapat jatah. Jika dibandingkan daerah lainnya. Provinsi saja hanya dapat 324 dan paling sedikit kabupaten Dompu hanya 172. “Kita hampir 1/3 dari jumlah usulan,” katanya.

Namun, untuk sementara ini pihaknya belum berani mengumumkan, berapa kuota untuk guru, kesehatan maupun lainnya. Pasalnya, ada beberapa kekeliruan dalam penetapan formasi. Salah satunya, di formasi jabatan penyuluh pertanian. Dimana, dalam usulan yang dilakukan bukan hanya dicantumkan formasi untuk sarjana saja, melainkan untuk lulusan SMK pertanian juga. Tapi, yang keluar hanya formasi untuk sarjana saja. “Kalau jumlah formasi tidak ada masalah tepat sesuai dengan usulan. Hanya di kualifikasi tempat bedanya, tidak mencantumkan formasi untuk SMK pertanian,” terangnya.

Kemudian, kuota yang diberikan juga dinilai sangat mengikat. Pasalnya, ada kuota jalur umum dan jalur khusus. Yang menjadi kekhawatiran yakni jalur khusus, seperti honorer K2 untuk guru, lulusan cum laude, atlet berprestasi di tingkat internasional, difabel dan diaspora. Bahkan kuota yang diberikan pun tidak main-main yakni 5 persen. Artinya, bila kuota ini tidak terpenuhi, maka akan hangus yang 5 persen tersebut. Sehingga, inilah yang kita tidak inginkan. Bila perlu, kuota jalur khusus ini tidak bisa terpenuhi, bisa dilimpahkan ke kuota jalur umum. “Kami akan komunikasikan hal ini ke pusat. Kita berharap kuota jalur khusus bisa dialihkan ke jalur umum, bila tidak terpenuhi kuotanya,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk honorer K2 guru, bila umurnya di atas 35 tahun, tidak diakomodir dalam kuota jalur khusus. Untuk itulah, pihaknya kini sedang melakukan pendataan untuk guru yang masuk dalam seleksi di tahun 2013. “Walaupun seperti itu, mereka tetap ikut tes,” tuturnya.
Sementara, pihaknya akan umumkan formasi CPNS pada tanggal 19 September. Namun, untuk saat ini pihaknya belum berani mengumumkannya, karena masih ada beberapa hal yang perlu dikonsultasikan dan komunikasikan ke pusat. “Intinya guru paling banyak. Kalau tenaga kesehatan tidak terlalu banyak. Apalagi, kuota untuk SMA tidak ada,” tungkasnya. (Hiz)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here