LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) meminta kepada Bupati agar capaian target penarikan retribusi pajak di KLU diturunkan pada anggaran perubahan 2018.

“Kami sedang mengusulkan penurunan target capaian pajak pada perubahan nanti karena kalau PBB jelas sudah tidak bisa masyarakat kita tagih, karena rumah di KLU rata-rata hancur, hanya nanti retribusi hotel dan tempat hiburan itu saja yang kami akan cek supaya ada dasar kami meminta penurunan,”ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) KLU H Zulpadli kepada wartawan, senin (27/8).

Dikatakannya, Penurunan tersebut diusulkannya karena mengingat Kabupaten termuda di NTB itu sedang dilanda bencana alam gempa bumi yang hampir melulantakan semua sektor penghasil pajak.

Maka dari itu, pihaknya sangat berharap kepada pak Bupati selaku pemegang kebijakan untuk mempertimbangkan usulan tersebut, karena jika tidak tentu hal tersebut akan sangat berpengaruh kepada kinerja Bapenda.

“Mudah mudahan ada kebijakan dari pak bupati, karena kalau tidak di turunkan itu akan berpengaruh pada kinerja kami capai, kan kita tahu kondisinya seperti apa saat ini masak tidak di turunkan,”katanya.

Terkait pelayanan pajak bagi masyarakat lanjut Zulpadli hingga saat ini sudah mulai beroprasi, bahkan meski masih dalam keadaan takut para petugas sudah mulai melakukan pendataan terhadap hotel dan tempat hiburan yang ada di Gili Trawangan.

“Sudah mulai jalan, bahkan kita sudah dua kali turun ke gili terawangan dan besok kita lanjutkan ke gili air dan gili meno.

Secara keseluruhan Kata Padli berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh dari para pemilik atau pengusaha pariwisata tingkat kerusakan bangunan di gili trawangan tidak terlalu parah, untuk itu pihaknya memperkirakan potensi pajak di pulau eksotik itu sebesar 35 persen.

“Untuk bulan-bulan ini mereka tidak berani menerima tamu mungkin sampe bulan september,”tandasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here