LONDON, KANALNTB.COM – Kejutan kembali terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Tim unggulan Spanyol harus hengkang lebih awal menyusul Tim Argentina dan Spanyol yang sehari sebelumnya juga bernasib sama.

Dalam pertandingan di Luzhniki Stadium, Minggu (1/7) malam WIB, La Furia Roja kalah adu penalti dari tim Beruang Merah. Saat tos-tosan, mereka kalah 4-3.

Selama 120 menit, Spanyol gagal membongkar pertahanan Tim tuan rumah. Skor pertandingan 1-1, tim asuhan Fernando Hierro itu unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri Sergei Ignashevich. Rusia bisa menyamakan kedudukan via gol penalti Artem Dzyuba di menit ke-41.

Spanyol mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 74 persen. Rusia bisa menahan gempuran Spanyol, yang melepaskan sembilan tembakan on target.

Fabregas, yang tak masuk skuat Spanyol ke Piala Dunia 2018, terkejut dengan tersingkirnya Spanyol di babak 16 besar. Sebabnya, dia menilai tim matador mempunyai kualitas yang jauh di atas Rusia.

“Saya tak bisa berkata-kata, saya mengharapkan pertandingan yang berbeda di hari ini. Saya pikir Spanyol merupakan tim yang lebih bagus dibandingkan Rusia,” kata Fabregas di BBC.

“Rusia mempunyai rencana yang mana bermain hingga babak adu penalti dan berdoa, dan itu membuahkan hasil,” tambah ujung tombak Chelsea tersebut.

Dengan kekalahan ini menurut Fabregas, seniornya di tim Matador, Andres Iniesta, tak layak meninggalkan timnas seperti ini.

“Ini bisa saja menjadi laga terakhirnya bersama Spanyol,” ungkapnya sedih. (hmn)

0
0%
like
0
0%
love
1
100%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here