LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM – Calon Gubernur NTB, HM Suhaili FT sangat menyayangkan sikap Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi yang dinilai tidak netral. Malah menempatkan diri pada kelompok tertentu.

“Justru yang sangat saya sayangkan pejabat yang menjadi bapak dari masyarakat NTB tidak berada ditengah-tengah. Melainkan menempatkan diri pada kelompok paslon,” ujar Suhaili, usai senam pagi bersama seluruh ASN lingkup Pemkab Loteng, di Alun-Alun Tastura, Jumat (6/7).

Selain itu, lanjut Suhaili, pihaknya disuruh taat azas menunggu hasil real count dari KPU. Tapi, mentang-mentang merasa orang gede dan punya pengaruh lantas semaunya, dengan membuat Quick Count.
“Jangan karena kami orang kecil, lantas disuruh harus taat azas lah dan lainnya. Tapi, tidak apa-apa sudah, ini akan saya buat jadi pembelajaran,” tegasnya.

Tidak hanya itu, yang disayangkan Suhaili, opini yang telah dibangun kelompok tertentu, kini telah membuat masyarakat bingung. Sebenarnya tidak boleh pakai Qiuck Count. Kenapa tidak bersabar menunggu hasil Real Count dari KPU sendiri. Apalagi ini, disatu sisi belum ditetapkan, tapi sudah menetapkan diri menjadi pemenang.

“Itu kurang pas. Jangan buat suasan menjadi rancu, sehingga menyebabkan masyarakat bingung,” terangnya.

Sementara, pihaknya tetap akan taat azas, menunggu hasil Real Count dari KPU. Walaupun, ada pendapat yang mengatakan selisihnya kecil da nada juga berpendapat selisihnya besar. Tapi itu, tidak bisa dipakai menjadi acuan. “Nanti kita lihat, bisa saja pendapat itu salah input. Kita masih ada harapan,” jelasnya.

Kemudian, siapapun yang menjadi pemenang, itu yang terbaik untuk NTB. Cuma, mari bersama-sama taat azas caranya, yakni menghormati hasil Real Count dari KPU.

“Sebenarnya ini yang harus kita lakukan bersama, bukan menggiring opini ke masyarakat dengan membuat Quick Count,” pungkasnya. (His)

30
85%
like
1
2%
love
2
5%
haha
1
2%
wow
1
2%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here