LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM – Pasca pencoblosan tanggal 27 Juni 2018 pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, eskalasi politik kian meningkat. Itu disebabkan, adanya kontroversi soal jumlah suara perolehan masing-masing paslon.

Terhadap hal ini, Ketua Komisi II DPRD Loteng, Samsul Qomar angkat bicara. Samsul Qomar mengimbau semua pihak menahan diri dan bersabar mengikuti proses demi proses tahapan yang sedang berlangsung di KPU.

Selain itu, kata Samsul Qomar sebagai warga negara yang baik agar selalu menjaga kondusifitas daerah. Apalagi saat ini Loteng adalah destinasi wisata terbesar dan sedang banyaknya wisatawan berlibur di Loteng. Sehingga segala jenis upaya yang menjurus kepada inkondifitas sebaiknya dihindari. “Mari bersama sama menjaga keamanan dan kenyamanan daerah kita, jangan sampai karena melakukan upaya-upaya yang tidak konstitsuional pariwisata kita menjadi terganggu dan kita malah dirugikan secara PAD,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk tetap tenang menunggu dengan sabar dan berbesar hati, apapun hasil pilkada itulah pilihan rakyat. Karenanya, hormati pekerjaan penyelenggara, jangan melempar isu-isu yang tidak baik dan reaktif terhadap isu yang belum jelas keberadaannya.
“Mari jaga daerah kita, khusunya Loteng,” serunya.

Apalagi, Loteng sedang menjadi pusat perhatian nasional dan internasional. Jangan gara-gara ini semua dirugikan. Cukuplah pilkada untuk demokrasi, jangan di barengi dengan upaya-upaya lain yang tidak menarik. Bila kita tidak puas, ada upaya lain nanti yang di siapkan oleh negara. Jadi jangan gunakan cara-cara yang tidak simpatik. “Justru rakyat tidak akan suka dan tidak akan menghormati kita bila tidak berbesar hati,” tandasnya.

Sementara, Wakil Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri juga mengimbau masyarakat menjaga kondusifitas. Kemudian, seluruh pihak diharapkan sabar menunggu keputusan pihak berwenang (KPU red).
“Intinya kita sabar tunggu hasil sah dari KPU,” katanya. (Dik)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here