LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Evakuasi para pendaki oleh tim hingga berita ini ditulis masih terus dilakukan. Semua bekerja mulai dari tim evakuasi menjemput ke atas Rinjani, sampai tim medis di lapangan, Senin (31/7) sore pukul 18.00 Wita.

Namun, para porterlah sesungguhnya pahlawan. Mereka sebagai orang lokal yang mendampingi para pendaki dari Thailand, Malaysia, dan negara lainnya itu bertanggung jawab penuh akan keselamatan kliennya.

“Luar biasa para porter ini,” ujar orang-orang yang di bawah menunggu.

Bahkan Fajri, salah satu porter belia, umurnya baru 17 tahun, kelas dua SMA mendampingi enam pendaki dari Thailand.

“Saya dampingi tamu dari Thailand,” ujarnya pada kanalntb.com.

Fajri yang terlihat lusuh dan hanya memakai sandal jepit namun kelihatan masih tegar itu bercerita saat kejadian gempa ia dan pendaki berada di pinggiran danau Segara Anak, Rinjani.

Pantauan kanalntb.com, para pendaki dari luar negeri sangat berterima kasih kepada para porter Rinjani. Saat tim medis menjemput di pos pertama Sembalun para pendaki ucapkan perpisahan dengan para porter dan berpelukan. (Dex)

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here