LOMBOK UTARA,KANALNTB.COM – Masyarakat Kecamatan Bayan, khususnya di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai merasakan betul dampak pasca gempa berkekuatan 6,4 skala ricter yang menguncang daerah tersebut pada minggu (29/7).

Pantauan KanalNTB.com di lokasi tampak tenda-tenda darurat dan ember – ember masyarakat berjejer di sepanjang jalan menuju desa tersebut untuk mengantre air bersih, karena sumber mata air di desa tersebut putus akibat bencana.

“Kita sangat membutuhkan air bersih, untuk mandi dan minum aja sulit,”ujar Kepala Desa Senaru Isa Rahman Kepada Wartawan,senin (30/7).

Selain itu, masyarakat juga mulai mengeluhkan minimnya bantuan dari pemerintah, baik itu berupa sembako, selimut dan tenda, karena sampai saat ini masyarakat belum berani masuk kedalam rumah, sebab gempa susulan acap kali terjadi.

“Masyarakat masih belum berani masuk ke dalam rumah, gempa susulan masih sering terjadi hingga saat ini,”ungkapnya.

Dikatakanya, ribetnya prosedur pengambilan bantuan dari pos utama yang terletak di kantor camat bayan agaknya membuat masyarakat kesulitan memperoleh bantuan, oleh sebab itu sebagai daerah yang cukup parah terdampak pihaknya mengklaim baru hari ini mendapat pasokan sembako.

“Sembako baru kali ini dapet dan jumlahnya sedikit, ndak cukup untuk masyarakat kita yang ada di 15 dusun padahal kita termasuk daerah yang parah terdampak, bayangkan di dari dusun saja hampir 90 persen kerusakan belum lagi yang lain,”katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat berharap kepada pemerintah, para pengusaha dan donatur atau siapa saja yang ingin membantu, karena sementara ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan.

“Kita sangat berharap kepada siapa saja yang ingin membantu, kita saat ini sangat membutuhkan bantuan terutama air bersih, tenda, selimut dan senter karena lampu juga sering mati,”tandasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here