MATARAM, KANALNTB.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB saat ini telah memverifikasi nama-nama bakal calon legislatif yang didaftarkan oleh partai politik. Dari nama-nama yang masuk sebagai Bacaleg DPRD Sumbawa, KPU NTB mengaku menemukan nama yang terindikasi mantan narapidana kasus korupsi.

Meski tak menyebut detailnya, Komisioner KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, Bacaleg DPRD yang pernah jadi narapidana kasus korupsi terdeteksi di Sumbawa.

“Di Sumbawa ditemukan dua caleg yang korupsi,” kata Suhardi Soud kepada wartawan di kantornya, Jumat, (20/07).

Suhardi juga menjelaskan mekanisme yang harus dilakukan parpol jika menemukan caleg mantan narapidana korupsi. setelah tahapan verifikasi jika benar ada ditemukan maka parpol diminta mengganti caleg tersebut dengan caleg lainnya.
“Tinggal parpol ganti saja,” ucap Suhardi.

Berdasarkan tahapan pencalonan caleg DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, masa verifikasi syarat administrasi daftar calon berakhir pada 18 Juli. Hasil verifikasi kelengkapan administrasi daftar caleg dan syarat caleg akan disampaikan kepada parpol pada 19-21 Juli 2018.

Selanjutnya, pada 22-31 Juli, KPU memberikan waktu untuk perbaikan daftar caleg dan syarat caleg serta pengajuan caleg pengganti. Verifikasi terhadap perbaikan daftar caleg dan syarat caleg dilakukan pada 1-7 Agustus 2018.

Sebelumnya, KPU melarang mantan narapidana korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual terhadap anak menjadi caleg. Hal itu tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here