MATARAM, KANALNTB.COM
Anggota DPRD NTB yang kembali mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang serta pindah dari partai sebelumnya harus mengundurkan diri dari dewan.

Ini sesuai dengan keputusan KPU Nomor 876/PL.01.4.Kpt/06/KPU/VII/2018 tentang pedoman teknis pengajuan dan verifikasi anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten. Anggota Komisioner KPU NTB, Suhardi Soud mengatakan, dalam keputusan KPU itu, secara gamblang diterangkan, bahwa anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota/Kabupaten yang dicalonkan partai politik (parpol) yang berbeda dengan parpol yang diwakili pada pemilu sebelumnya dengan syarat mengundurkan diri dan tidak dapat ditarik kembali.

Karena itu, calon yang bersangkutan saat mendaftar harus melampirkan dokumen pengajuan pengunduran diri sebagai anggota DPR/DPRD. Selain itu menyerahkan tanda terima dari pejabat berwenang atas penyerahan pengunduran diri tersebut  dengan ditandatangani pimpinan dewan.

Kemudian, melengkapi dengan surat keterangan pengajuan pengunduran diri sedang dalam proses. Sedangkan, surat asli pengunduran diri diberikan satu hari menjelang penetapan DCT (daftar calon tetap).

Di NTB sendiri, anggota DPRD NTB aktif yang mencalonkan diri lagi dalam pileg dan berpindah partai tercatat ada tiga orang. Yakni, H Baijuri Bulkiah. Sebelumnya, ia menjabat anggota dewan dari Partai Demokrat dan kini ikut nyaleg lagi melalui gerbong Partai Persatuan Pembangunan (PPP). H Burhanudin dan H Suharto, Sebelumnya, ia menjabat anggota dewan dari Partai Hanura dan nyaleg lagi melalui gerbong Partai PPP dan Nasdem.

Suhardi menyampaikan, bagi anggota dewan yang nyaleg lewat partai lain setidaknya ada waktu dua bulan untuk mengurusi pemberhentian dari anggota dewan tersebut. Surat keputusan (SK) pemberhentian ditandatangani oleh gubernur. “Identifikasi ada berapa yang pindah parpol. Empat orang yang sudah terindiksi, Baijuri Bulkiah maju lewat PPP, Suharto maju lewat nasdem, Burhanudin maju lewat PPP, Khairul rizal lewat partai Nasdem,” ungkapnya.

Ketua DPRD NTB Hj Isvie Rupaedah juga mengekui mendapatkan informasi bahwa tiga anggota dewan tersebut maju melalui partai lain. ” Iya ada tiga yang sudah memberikan informasi, Ada Baijuri, Burhanudin dan Suharto,” ungkapnya.

Sekertaris Dewan H Mahdi juga membenarkan tiga nama anggota dewan tersebut. ” Informasi itu saya dengar, tapi belum mengusulkan pengunduran diri. Karena itu kaitan dengan hak di dewan, setelah berhenti maka haknya sudah tidak dibayarkan lagi,” katanya.(Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here