LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menyepakati kerjasama atau MoU di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Universitas Brawijaya, Malang.

Penandatanganan nota kesepakatan kerjasama yang di laksanakan di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya itu di hadiri oleh Wabup KLU Syarifudin SH MH, Asisten bidang Ekonomi Pembangunan Ir Hermanto, Kadis PUPR Zaldy Rahadian ST, Kepala Bappeda Heryanto SP, Kadis LH Ir H Rusdi, Kadis Disbudpar KLU H Muhammad SPd serta jajaran Bappeda dan Humas Protokol.

Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin SH MH mengungkapkan, kehadiran dirinya ke kampus ternama di malang itilu bertujuan untuk menindaklanjuti sinergi dengan Unibraw pada aspek pengairan.

“Ini adalah momentum yang baik untuk membangun KLU bersama, setelah sembilan tahun umur KLU sudah memiliki banyak kemajuan, hanya saja kami terus ingin berpacu melaksanakan program prorakyat,”ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk saat ini di kabupaten termuda di NTB ini sangat perlu ada diperbaikan terutama pada sistem irigasi untuk lahan kering.

“Sekitar 60 persen areal lahan di KLU perlu diairi, hal itu untuk menunjang pasokan buah dan sayur pada sektor pariwisata,”jelasnya.

Syarif menerangkan, hal yang melandasi adanya MoU dengan pihak unibraw karena melihat potensi irigasi KLU yang memiliki lahan yang luas untuk pengembangan pertanian.

“Sedangkan dipilihnya Unibraw disebabkan adanya best practice yang telah dilakukan sebelumnya, diantaranya perencanaan pengairan dan bendungan irigasi lahan kering,”katanya.

Rektor Unibraw Prof Dr Ir Mohommad Bisri MS mengatakan, untuk menjajaki kerjasama ini pihak unibraw mengkalim mengmemiliki potensi SDM untuk bisa bersinergi, dimana unggulan tersebut terdapat dalam hal peternakan, teknik, dan pertanian.

“Semoga kerja sama ini tidak hanya MoU, tetapi ditindaklanjuti dengan program nyata dan berkelanjutan,” cetusnya.

Ketua Jurusan Teknik Pengairan Dr Ir Ussy Andawayanti MS menjelaskan, dalam hal Mou ini, pihaknya bukan saja menerpkan ilmu mengadakan air, tetapi juga melakukan konservasi, dengan mengembangkan sumber daya air yang ada.

“Fase awal yang bisa dilakukan adalah studi potensi sumber daya air di Lombok Utara. Hasil studinya didesain melalui bimtek pengairan dari jurusan dan kemidian di terapan,” jelasnya.

Didalam kerja sama ini nanti pihaknya telah menhhajatkan menjadikan kabupaten Lombok Utara sumber daya airnya bisa melimpah dan irigasinya merata terutama pada lahan kering.

“Air merupakan sumber daya yang sangat diperlukan untuk kehidupan, hanya saja sumber air irigasinya yang perlu dipikirkan,” pungkasnya. (Eza)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here