LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Perhatian pemerintah pusat terus mengalir ke Lombok Timur (Lotim) terkait kasus Ahmadiyah beberapa pekan terakhir. Dan tak ketinggalan, Rabu (30/5) Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga datang menyambangi perihal Ahmadiyah.

Komisioner Kompolnas, Andrea H Poeloengan kepada wartawan menyampaikan kedatangannya bersama tim guna mengklarifikasi data-data dan informasi sebelumnya yang ada. Selain itu juga untuk mengumpulkan informasi lainnya baik itu dari Pemkab Lotim, Kepolisian dan lainnya.

“Kami untuk saat ini bisa menyimpulkan, ada beberapa poin yang penting. Diantaranya, penanganan kasus Ahmadiyah oleh Pemkab dan APH (Aparat Penegak Hukum_Red) patut dicontoh daerah lain,” kata Andrea.

Sebab, kata Andrea, Pemkab Lotim dan pemangku kepentingan lainnya sigap dan cepat menangani gesekan konflik sosial Ahmadiyah dengan warga tersebut.

Selanjutnya, pemerintah pusat perlu memerhatikan persoalan mendasar dan krusial terkait kelompok dan ajaran Ahmadiyah itu sendiri.

“Ketika pemerintah sebelumnya bisa menyikapi kelompok seperti HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) sebelumnya. Iya pemerintah juga seyogyanya menyikapi sama untuk Ahmadiyah ini,” tuturnya lagi.

Karena jika dikaitkan dengan persoalan hukum, sambung Andrea, harus ada ketentuan yang jelas.

“Jika ada pelanggaran maka harus ada penegakan hukum, dan jika hukum mau ditegakkan maka dibubarkan dulu kelompoknya. Terkait Ahmadiyah kan sudah ada fatwa dari MUI, tapi yang jadi pertanyaan apakah pemerintah pusat mengakui tidak fatwa itu. Maka pemerintah disini harus tegas seperti menyikapi kelompok HTI,” jelasnya.

Terakhir, ia mengajak semua agar menyikapi kasus tersebut dengan bijak dan sesuai dengan UU yang berlaku. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
1
3%
haha
3
10%
wow
0
0%
sad
25
89%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here