LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Forum Kumunikasi Partai Politik (FKPP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar deklarasi pernyataan sikap yang bertajuk “tolak politik uang dan politisasi sara” di lapangan Tiuq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Senin (14/5).

“Pilihan kita boleh beda, tetapi masalah keamanan, kenyamanan serta kondusifitas di lombok utara menajdi tanggung jawab kita bersama,” ungkap Ketua FKPP KLU Dr Najmul Akhyar SH MH.

Deklarasi pernyataan sikap bersama ini dihadiri oleh, Ketua FKPP Najmul Akhyar, Sekretaris Daerah KLU Drs H Suardi MH, Wakil Ketua DPRD KLU Sudirsjah Sujanto SIP, Ketua KPU KLU Fajar Marta SSos Kepala Kesbangpoldagri KLU Muldani MM, Kepala Satpol PP dan Damkar H Achmad Dharma SH, pimpinan Parpol se-KLU, unsur pimpinan OPD, unsur KPUD, dan Panwaslu Kecamatan.

Najmul Akhyar mengaku sangat gembira dengan acara tersebut, di mana sebanyak 20 partai politik berkumpul di tempat tersebut untuk membacakan petnyataan sikap.

Menurutnya, terbentuknya FKPP ini, semata-mata untuk mengawal semangat bersama untuk membangun Lombok Utara ini secara utuh.

“Saya meyakini bahwa dalam konteks kita berpartai politik, tentu ada perbedaan-perbedaan tapi yakinlah bahwa tidak ada perbedaan yang tidak memiliki persamaan,” ujarnya.

Melalui FKPP, lanjut Najmul, semua persoalan dan hal-hal yang rumit dapat dibicarakan dan di bedah dengan lebih terbuka dan santai melalui forum ini.

“Kalau pun dalam pilgub, parpol memiliki cara pandang berbeda, demokrasi mencari yang terbaik. Siapapun yang terpilih nanti itulah pimpinan kita,” tandasnya.

Wakil Ketua FKPP KLU Datu Rahdin Jayawangsa SH, menjelaskan, dalam pernyataan sikap bersama ini berlaku untuk semua bentuk pemilihan, baik itu Pilpres, Pileg, Pilkada, termasuk Pilkades.

“Pernyataan sikap ini untuk semua jenis pemilihan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua KPU KLU Fajar Marta mengatakan terhadap semua bentuk pemilihan yang ada baik itu Pilgub, Pileg, warga KLU terus mengutamakan suasana damai dan kondusif.

Selain itu, untuk menunjang pemilihan esok, KPU KLU mengklaim semua proses pasca pencoblosan sudah siap laksanakan, dan pihaknya juga telah mempersiapkan alat praga mulai dari sistem penghitungan suara dan rakapitulasi suara.

“Untuk menyiapkan jelannya pemilihan, Kita berencana merekrut KPPS sejumlah 518 di KLU, karena pihak penyelenggara tentu tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan dari Pemda, Parpol, dan masyarakat,” pungkasnya. (Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here