MATARAM, KANALNTB.COM – Anggota DPR RI Dapil NTB, Dr Kurtubi menolak pembangunan kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) atau kilang baru yang akan dibangun di Bontang, Kalimantan Timur. Politisi partai NasDem ini mengatakan, pembangunan kilang minyak senilai Rp 130 triliun tersebut sebaiknya dibangun di Kayangan, Lombok Utara.

“Saya menolak. Sebaiknya dibangun di Kayangan Kabupaten Lombok Utara yang  diintegrasikan dengan pembangunan Global Hub Kayangan,” komentarnya di pesan WA, Senin (7/5).

Kurtubi menjelaskan, nilai investasi kilang ini tergolong sangat besar. Yakni sekitar $10 milyar atau sekitar Rp130 trilyun. Tentu nilai investasi sebesar ini akan dapat memberikan dampak yang sangat signifikan  terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat NTB. Sehingga bisa sejajar dengan provinsi lainnya yang lebih sejahtera.

Selain itu, dihimpun kanalntb.com, ada beberapa alasan lainnya kenapa Dr Kurtubi menolak pembangunan kilang minyak di Bontang, Kaltim tersebut. Diantaranya, bahan baku minyak mentah dari Kilang GRR Bontang ini 100 persen impor, bukan  dari lapangan minyak di Kaltim atau dari dalam negeri.

“Untuk itu saya sebagai Anggota Komisi VII DPR RI berpendapat bahwa demi untuk kepentingan efisiensi, pemerataan dan keamanan nasional jangka panjang, maka Rencana Membangun GRR di Bontang perlu dievaluasi ulang,” tandas Kurtubi. (Dex)

4
80%
like
1
20%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here