MATARAM, KANALNTB.COM – Sederetan   bom yang menimpa kota Surabaya 14 Mei lalu mulai berpengaruh pada dunia pariwisata NTB. Terutama pulau Lombok mendapat dampak dari kejadian tersebut. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat pulau Lombok telah menjadi destinasi wisata halal sejak tahun 2015 lalu. Teror bom di beberapa tempat tersebut berdampak pada jumlah wisatawan yang akan melancong ke NTB, khususnya pulau Lombok.

Kepala Dinas Pariwisata provinsi NTB, H Lalu Moh Faozal menyampaikan bahwa pada saat ini Lombok telah diberikan travel advice oleh 5 negara yakni Amerika, Singapura, Australia, Hongkong dan Inggris. Meskipun hal tersebut bersifat himbauan, bukan peringatan.

” Travel advice itu kan grade nya ada di bawah travel warning. Ketika gunung agung erupsi itu pun kita tidak terlalu terganggu dengan travel akuntasi. Mudah-mudahan travel advice ini berlakunya tidak lama. Karena pemerintah sudah melakukan banyak upaya dalam melakukan recovery terhadap dampak bom Bali itu. Dan kita berharap travel advice yang 5 negara tidak bertambah lagi ke negara yang lain,” ungkapnya, Selasa, (15/5).

Faozal menjelaskan, mengenai kejelasan 5 negara yang telah memberikan himbauan tersebut apakah membatalkan pesanan atau tidak, hal tersebut akan dapat dipastikan malam ini.

“Nanti malam, teman-teman akan lihat apakah ada pembatalan booking dari travel advice yang lima tersebut. Nanti malam saya akan bertemu teman-teman yang ada di resort Gili. Keadaan sejauh ini masih normal, tidak ada pembatalan booking sampai pada saat periode ini lah,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan dampak dari travel advice 5 negara, Faozal menegaskan bahwa dampaknya tidak terlalu menghawatirkan.

“Dampak travel advice ini tidak terlalu mengkhawatirkan, karena advice masih hanya himbauan. Asuransi masih berlaku, kemudian mereka bisa ke luar negeri masih dengan berbagai catatan,” pungkasnya. (Dewi)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here