LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Masyarakat hukum adat (MHA) di Lombok Utara butuh instrument hukum di daerah untuk melindungi hak ulayat. Hal itu mengemuka dalam Konsultasi Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Lombok Utara tentang Pengakuan dan Perlindungan MHA yang diselenggakan Samanta dan Kemitraan Jakarta dalam Program Peduli MHA di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Kamis (19/4)

Dalam keterangan tertulis yang di terima kanalntb.com, hak ulayat adalah kewenangan yang menurut hukum adat dimiliki MHA atas wilayah tertentu yang merupakan lingkungan warganya. Berdasarkan kewenangan itu, MHA dapat mengambil manfaat atas sumber daya alam, termasuk tanah dalam wilayah tertentu untuk kelangsungan hidup warganya.

“Sesuai isi Raperda, nantinya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan harus menghormati dan melindungi keberadaan MHA beserta hak-haknya,” ungkap Direktur Eksekutif Samanta Dwi Sudarsono.

Selain itu, kata Dwi Sudarsono, pemerintah akan melakukan pencegahan setiap tindakan yang bertujuan atau akan berakibat pada tercerabutnya MHA dari tanah, wilayah atau sumber daya alam mereka. Oleh sebab itu, penyelesaian konflik dan sengketa yang timbul dari pelanggaran hak-hak MHA harus memperhatikan hukum adat dan kebiasaan dalam MHA.

Lebih lanjut Dwi Sudarsono menegaskan, Negara memberi pengakuan keberadaan MHA melalui 3 tahapan antara lain Pertama, tahap identifikasi dan verifikasi keberadaan MHA oleh Tim yang dibentuk Bupati. Kedua, Pemkab melakukan validasi dari hasil identifikasi dan verifikasi.

“Ketiga, hasil validasi akan menjadi dasar Bupati menetapkan keberadaan MHA,” katanya.

Dalam acara tersebut tidak kurang dari 30 peserta yang hadir, baik dari unsur Kepala Desa dan perwakilan MHA yang berasal dari desa Gumantar, Sesait, Santong, Munder, Selengen dan Pendua.

“Hasil konsultasi ini nanti akan diusulkan kepada Pansus DPRD Lombok Utara sebagai masukan perbaikan Raperda tersebut,” tandasnya. (Eza)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here