SENGGIGI, KANALNTB.COM – Kompetisi mencari bakat-bakat Disc Jockey (DJ) pertama kali digelar di Loligo Lombok, Nusa Tenggara Barat 27-28 April 2018.

“Ajang ini kami gelar dalam rangka mencari bakat-bakat Disc Jockey (DJ), khususnya Pulau Lombok,” ujar Ketua Panitia Midji di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Selasa (24/4)

Ia mengakui, ajang ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Lombok, NTB. Bahkan, meski baru pertama kali, sejumlah peserta dari luar NTB, seperti Jakarta dan Bali dipastikan akan ikut dalam kontes Discjoki (DJ) tersebut.

“Yang sudah konfirmasi ke kita itu dari Jakarta 3 orang, Bali dua orang. Sedangkan dari NTB itu ada belasan orang yang sudah konfirmasi mendaftar. Bahkan pendaftarannya kita berikan gratis,” katanya.

Menurut dia jika berbicara potensi DJ, NTB memiliki banyak bakat-bakat ataupun yang sudah ahli dalam bidang tersebut. Hanya saja selama ini mereka tidak dipakai oleh pelaku industri hiburan setempat. Karena para pelaku industri hiburan di NTB lebih memilih DJ dari luar NTB.

“Padahal komunitas DJ banyak di NTB, baik laki-laki maupun perempuan. Bahkan kita memiliki salah seorang DJ yang sudah terkenal di Indonesia. Tapi ya itu tadi pemilik hiburan lebih condong mengambil orang luar,” terangnya.

Untuk itu, melalui kompetisi ini, lanjut Midji berharap para DJ di NTB dapat di lihat oleh para pelaku industri hiburan, sehingga tidak lagi harus mengambil orang luar. Sebab, para DJ asal NTB tidak kalah dengan DJ yang berasal dari daerah lain.

Tim juri sendiri, nantinya pihak panitia akan mendatangkan tim juri dari DJ Jakarta, termasuk juri dari sponsor,, sehinggasi ini bisa melahirkan DJ yang handal.

“Harapannya, mereka bisa dilihat dan bisa bekerja disini (NTB). Dalam artian orang NTB bisa menjadi tuan rumah di rumah sendiri,” ucap Midji.

Untuk hadiah, pihaknya telah menyediakan sejumlah piala dan piagam bagi para pemenang DJ, termasuk uang tunai belasan juta rupiah untuk tiga orang pemenang.

Sementara itu, Event Organizer M Rizal mengatakan jika berbicara DJ di NTB juga sudah terdapat sekolah/kursus DJ. Bahkan komunitasnya juga sudah banyak bertebaran. Walaupun tidak semua terpakai.

“Kalau di Lombok ada lima atau enam. Untuk bisa DJ itu membutuhkan waktu 3 bulan,” jelasnya.

Dalam kompetisi DJ ini juga nantinya diharapkan dapat mendorong kunjungan wisatawan NTB. Karena ada kompetisi ini dapat menarik peserta dari laut untuk melihat NTB.

“Dampaknya kita harapkan ada pada peningkatan pariwisata. Karena NTB akan semakin dikenal di Indonesia, sehingga menarik orang berkunjung.” katanya. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here