SELONG, KANALNTB.COM – Ada empat partai politik (parpol) di Lombok Timur yang belum mendapatkan audit terkait dana bantuan parpol pada tahun 2017. Yakni partai Gerindra, PKPI, PBB, dan PPP. Hal ini tentu berdampak nanti pada dana parpol untuk tahun 2018 sekarang.

“Mereka memang telat. Tapi sudah mereka laporkan pertanggungjawabannya. Dimana kami hanya terima tembusan. Tapi cuman mereka belum mendapatkan audit dari BPK,” ujar Kabid Pembinaan Parpol, Ormas dan LSM, Bakesbangpoldagri Lotim, Muhammad Satar, pada kanalntb.com, ditemui diruangannya, Jum’at (13/4).

Belum didapatkannya audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) provinsi tersebut, kata Satar, disebabkan ke empat parpol tersebut telat dalam menyerahkan Laporan Pertanggunjawaban (LP) dana parpol mereka. Dimana batas terakhir penyerahan LP yakni pada 31 Januari lalu. Sedang parpol lainnya sudah menyerahkan sesuai batas waktu.

Kemudian, atas penyerahan LP yang telat tersebut, lanjut Satar, nanti terserah BPKP apakah menerima atau tidak.

“Sekarang terserah BPK terima atau tidak. Silahkan tanya BPK,” ujar Satar.

Adapun alasan yang diterima pihaknya dari parpol yang bersangkutan beragam atas telatnya penyerahan LP tersebut. Diantaranya, sibuk terkait verifikasi parpol, adanya masalah internal partai, pergantian kepengurusan, dan sibuk oleh pemilu serentak.

Sementara itu, sebelumnya, inspektorat Lotim, Haris mengatakan selambat-lambatnya parpol harus menyerahkan laporan pada 31 Januari lalu untuk diaudit oleh BPK. Namun, empat parpol belum menyerahkan laporan dana bantuan pada tahun sebelumnya. Inspektorat juga berkewajiban memverifikasi proposal dari parpol untuk dana bantuan parpol. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
1
100%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here