MATARAM, KANALNTB.COM – Kelompok anti aktivitas TGB di pentas nasional mulai bermunculan di sejumlah tempat di kota Mataram berupa “serangan” melalui spanduk. Seperti beberapa spanduk yang diduga ditujukan kepada Gubernur NTB, TGB KH. M Zainul Majdi, yang dalam spanduk tersebut bertuliskan penolakan terhadap TGB yang dianggap sibuk bermanuver di pentas nasional.

Dari isi spanduk, pemilik spanduk sepertinya menginginkan TGB untuk lebih fokus membangun daerah bukannya bermanuver keliling Indonesia untuk mencari dukungan menghadapi Pilpres 2019.

Dari pantauan kanalntb, spanduk yang salah satunya terpasang di jalan Selaparang Cakranegara, itu bertuliskan “Yang Terhormat !!! Tolong urus NTB jangan sibuk bermanuver politik untuk kepentingan pribadi hingga lupa kewajibannya terhadap masyarakat NTB”.

Seperti apa tanggapan wakil rakyat terhadap masalah ini ?

Ketua PKS DPRD NTB, H Johan Rosihan, menganggap serangan spanduk yang beredar dinilai wajar mengingat TGB adalah seorang politisi yang hendak tampil di tingkat nasional.

Menurut politisi PKS ini adalah wajar apabila Gubernur NTB yang juga mantan ketua DPD Partai Demokrat maju di pentas politik Nasional. “Kan beliau mantan Ketua Demokrat NTB kenapa politisi diminta berhenti berpolitik. logikanya dimana?,” ungkapnya, Senin (23/04) kepada kanalntb.com.

Melihat dari kalimat yang tertulis pada spanduk, menurut Johan, sepertinya ada pihak atau kelompok yang merasa terganggu. “Bisa kita baca warna kalimat, ada orang yang merasa terganggu dengan elektabilitas TGB,” nilainya.

Johan menambahkan, bahwa dalam seluruh lembaga survey nama TGB masuk lima besar sebagai capres . “Mau tidak mau nama TGB masuk lima besar dalam survey. Sekelas Sudiwotejo menyebut TGB,” katanya.

Johan juga menilai bahwa ada orang-orang, pihak-pihak dan kelompok-kelompok yang merasa terganggu eksistensi TGB di tingkat nasional. “Kalau saya pribadi mendorong itu,” tandasnya.

Mengenai dukungan PKS sendiri dari pusat hingga daerah memiliki dua skema. pertama setelah melauncing sembilan nama. sebentar lagi akan dimunculkan dari eksternal. “Saya yakin dari sekian nama eksternal pasti ada nama TGB disana,” ungkapnya.

Terakhir dia yakin dengan adanya spanduk yang terpasang tersebut tidak akan membuat resah masyarakat. “Tidak ada yang resah, itu sama dengan menaruh garam di air laut. Tindakan politik dilakukan dengan langkah politik itu biasa. Kalau gantle siapa yang buat. ini kan spanduk, spanduk kaleng lah,” tuturnya.

Sementara Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB, H MNS Kasdiono, sangat menyayangkan adanya spanduk tersebut. “Saya sangat sayangkan spanduk itu,
selama ini roda pemerintahan berjalan dengan baik, tidak ada hal- hal mengkhawatirkan di tengah beliau melakukan safari. Ada undangan dari beberapa tempat,” sebutnya.

Kasdiono juga mengatakan dalam kunjungannya ke beberapa tempat, ada keinginan masyarakat agar TGB maju di pentas nasional.
“Saya kira, ditengah kegiatan beliau itu ada keinginan masyarakat yang kemudian mengkristal medukung beliau maju di pentas nasional. sah-sah saja,” kata mantan Ketua KONI NTB ini.

Kasdiono menegaskan bahwa TGB maju ke pentas nasional bukan karena keinginan pribadinya. “Ya saya pribadi tidak pernah mendengar dari awal itu keinginan beliau, saya dengar itu dari keinginan masyarakat dan kemudian beliau memberikan respon.,” pungkasnya. (Pur)

30
65%
like
2
4%
love
3
6%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
12
26%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here