SELONG, KANALNTB.COM – Izin operasional PT Anugerah Mitra Graha (PT AMG) sudah dicabut. Namun, aktivitas penambangan pasir besi di kawasan tersebut diduga masih saja berlangsung. Beberapa hari lalu satgas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Lotim bersama kepolisian sudah turun ke lokasi yang bertempat di Ijo Balit, dan Suryawangi, Labuhan Haji tersebut.

Kadis LHK, Mulki saat itu menerangkan, sejak terbitnya surat pencabutan Surat Keputusan (SK) PT AMG tahun 2011, tentang operasional izin eksplorasi dan eksploitasi dari provinsi, tertanggal 6 Maret lalu, maka perusahaan tersebut tidak boleh lagi ada aktivitas operasional penambangan. Saat satgas turun, aktivitas memang tidak ada.

Sementara itu, Pjs Bupati Lotim, H Ahsanul Khalik menegaskan agar PT AMG tidak lagi melakukan aktivitas penambangan. Jika ada pihak-pihak yang membekingi perusahaan tersebut, khalik  tidak segan akan mengambil tindakan tegas.

“Kalau ada oknum ASN terlibat, saya minta kepolisian juga memproses yang bersangkutan. Dan akan saya lakukan tindakan disiplin ASN kalau dia terbukti menjadi bekingnya,” ujar Khalik via pesa WA pada kanalntb.com, Jum’at (27/4).

Untuk itu, Khalik meminta Dinas LHK dengan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) serta kepolisian untuk melakukan penindakan. Adapun alasan PT AMG mengambil sisa sebelum izin tersebut dicabut, hal itu mengada-ngada.

“Ndak ada istilah sisa itu,” tegas Khalik.

Sementara itu sebelumnya, Kamis (26/4), Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman, mengatakan dugaan aktivitas yang masih dilakukan PT AMG karena masih ada sisa pasir yang belum diangkut. Sisa pasir besi yang dimaksud yakni sisa sebelum turunnya surat pemberhentian operasional itu.

“Dalam keterangan mereka mengambil sisa sebelum izin itu dicabut,” kata Eka. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here