LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (Dishub dan KP) mengklaim kawasan pesisir laut Lombok Utara belum bisa maksimal dikembangkan. Selain alasan pangsa pasar, kawasan pesisir kini sudah menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Sebelum diambil alih oleh Pemprov, Pemda sudah banyak memprogramkan sektor kelautan dengan membudidayakan sejumlah ikan laut dengan melibatkan kelompok masyarakat pesisir,” ujar Sekdis Dishub KP Lombok Utara, H Samsul Rizal, Kamis (19/4).

“Bahkan sejak tahun 2010 lalu, Pemda tidak sedikit menggelontorkan anggaran untuk pengembangan budidaya laut seperti ikan kerapu tikut, abalon, bawal bintang dan tiram mutiara,” imbuhnya.

Ia juga mengakui bahwa pengembangan sektor budidaya laut masyarakat pesisir tidak maksimal dilakukan. Ia beralasan pemanfaatan kawasan pesisir serta pengembangan budidaya laut di Lombok Utara tidak bisa maksimal itu terjadi karena pangsa pasar.

“Menyangkut pangsa pasar, kelompok masyarakat tidak bisa menyediakan kebutuhan secara kontinyu dan terbatas. Sehingga hanya sampai di pasar lokal saja. Kemudian saat ini kewenangan prairi sudah di ambil alih, sehingga Pemda tidak bisa berbuat banyak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan berbagai jenis budidaya laut yang dikembangkan seperti Abalon, ikan bawal bintang, ikan kerapu tikus. Itu semua, disebutkannya, merupakan support Pemda. Sedangkan Abalon tiram mutiara, Pemda bekerjasama dengan LIPI.

Kendala pangsa pasar, kata Rizal, kelompok budidaya masyarakat pesisir bukan tidak berhasil. Hanya saja produksi yang dihasilkan sangat terbatas sehingga tidak bisa menyediakan produk secara Kontinyu. Kini Pemda hanya berharap Pemprov memperhatikan kelompok-kelompok masyarakat pesisir. Minimal, kelompok budidaya yang sudah ada mendapatkan bantuan. Selain itu Pemprov menyediakan lokasi rumpon untuk tempat berkembangnya ikan.

“Kita sudah tidak menganggarkan lagi untuk pengembangan budidaya di kawasan pesisir karena sudah menjadi kewenangan Pemprov,” tandasnya. (Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here