SELONG, KANALNTB.COM – Pasangan H Syamsul Fiddin – H Ustadz Najamuddin (Fiddin) gelar kampanye monolgis di kecamatan Sembalun, Minggu sore (15/4).

Calon wakil bupati dari Fiddin, H Najamuddin yang mendapat giliran pidato pertama, membakar semangat hadirin dan simpatisan yang memadati lokasi kampanye di lapangan kecamatan Sembalun.

“Sembalun merupakan salah satu kecamatan terbaik  alamnya tidak hanya di NTB tapi di Indonesia,” kata Najamuddin.

Tokoh NU NTB itu menyayangkan kondisi alam yang asri dan potensial untuk pertanian tersebut malah tidak diakomodir dengan baik oleh pemkab saat ini. Terbukti warga Sembalun masih banyak yang susah. Terutama terkait masalah waktu musim tanam.

“Pas musim tanam berhutang, pas panen bingung mau dijual kemana. Inilah yang kami benahi. Saya tahu betul kondisi Sembalun,” tegas Najamuddin.

Najamuddin tahu kondisi ekonomi masyarakat Sembalun sebab, ia sendiri sebagai pengusaha sayuran, banyak koleganya berasal dari Sembalun.

Dalam pidato politiknya, ia juga mengatakan Sembalun potensial sebagai tempat pabrik olahan sayur dan buah. Seperti pabrik pembuatan saus. Dengan demikian, terangnya, warga Sembalun tidak melulu bergantung dan bingung kemana harus menjual hasil panen yang melimpah.

Sementara itu, H Syamsul Lutfi, dalam pidato sesi keduanya, mengatakan sudah 355 titik sudah ia datangi bersama pasangannya. Aspirasi masyarakat hampir sebagaian besar pemkab belum mengakomodir dan menyentuh masyarakat lapis bawah.

“APBD kita tidak menyentuh masyarakat menengah ke bawah. Pelaksanaan program pemerintah banyak yang tidak bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.

Ketua DPC Demokrat Lotim tersebut mengatakan, jika Allah menakdirkan dirinya menjadi bupati nanti anggaran yang dimiliki pemkab Lotim akan diposkan sejelas-jelasnya dan transparansi.

Sementara itu, masyarakat Sembalun yang hadir antusias dan serentak meniru pasangan Fiddin untuk, coblos sorban hijau. (Dex)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here