MATARAM, KANALNTB.COM – Penerapan Sistem zonasi untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Mataram sejak 2017 lalu masih menjadi polemik. Pasalnya masih banyak wali murid yang protes karena anaknya tidak diterima di sekolah yang menjadi zonanya.

Terkait hal ini Plt Walikota Mataram, H.Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa untuk tahun ini sistem zonasi yang dicanangkan sama seperti tahun lalu. Yakni dilakukan per kecamatan.

Namun, karena masih adanya permasalahan seperti protes-protes dari wali murid, untuk tahun ini PPDB di Kota Mataram akan mengutamakan peserta didik asal kota Mataram, baru kemudian menerima peserta didik dari luar.

“Ya sistem zonasi ini untuk memastikan bahwa anak-anak kita di kota Mataram yang tinggal dekat dengan sekolah itu bisa tertampung. Kalau itu sudah terpenuhi baru kita berikan porsi untuk anak-anak kita yang berada di luar kota Mataram. Kita prioritaskan dulu lah. Semuanya biar proporsional, biar fair” ungkapnya.

Mohan juga menjelaskan bahwa Pemkot akan mengusahakan agar tidak terjadi polemik-polemik seperti adanya protes yang kerap terjadi karena tidak kebagian sekolah.

“Kita harus belajar dari setiap PPDB ini. Kita belajar dari setiap pengalaman, apa yang kurang itu yang harus kita benahi. Termasuk kita juga menghindari peluang atau protes-protes dari orang tua murid, terutama yang berasal dari Mataram yang tidak kebagian sekolah. Kita usahakan itu tidak terjadi lah. Semua harus sekolah di kota Mataram ini,” ungkap Mohan. (Dewi)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here