BIMA, KANALNTB.COM – Ali Bin Dachlan maju menjadi calon Gubernur dari independen, bagi pria yang disapa Ali BD ini menegaskan majunya di Pilkada NTB 2018 bukan mengincar jabatan.

Ali BD menegaskan bahwa untuk menjadi memiliki tanggung jawab yang berat, dan jangan pernah berpikir menjadi Gubernur bisa sebagai orang yang mewah.

“Sebagai pemimpin harus mementingkan persatuan dan kesatuan daripada kepentingan kelompok apapun, maka bawalah mati rasa persaudaraan sebab majunya suatu daerah bergantung pada kemajuan cara berpikir rakyat,” paparnya di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (12/4/2018).

Cagub NTB Moch Ali Bin Dachlan di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Bima, Nusa Tenggara Barat. (Foto: ist)

Ali Bin Dachlan menambahkan maju sebagai Gubernur bukan tujuan hidup tapi jalan menegakkan keadilan dan kebenaran.

Pria yang juga disapa Amaq Asrul ini menegaskan dalam bekerja selalu berlandaskan hukum yang berlaku, oleh karenanya dirinya tidak takut pada siapapun saat bekerja.

“Saya pernah diganggu di 2008 saat membangun DAM. Disitu, tidak ada kesepakatan dengan DPRD, dalam undang-undang maka Bupati atau Gubernur boleh membuat peraturan sendiri untuk memenuhi keinginan masyarakat, jika takut dengan DPRD maka sama saja takut hukum,” tegasnya.

Suami Hj. Supinah ini mengaku dalam menegakkan kebenaran dalam bekerja maka tidak perlu mempunyai rasa takut. Pasalnya, bekerja yang diutamakan adalah untuk masyarakat

“Tidak ada kata takut saat kita bekerja dengan benar, apalagi saya takut buat berbohong karena malu sama Allah,” ulasnya.

Baginya, dengan maju melalui jalur independen itu artinya lebih mengutamakan hati masyarakat dibanding golongan.

“Bila tidak sepakat maka tinggalkan dan itu diatur Undang-Undang. Calon independen dari rakyat, independen tidak takut dengan siapapun karena yang punya negara ini dan punya kedaulatan adalah rakyat,” pungkasnya. (Tim)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here