LOMBOK BARAT, KANALNTB.COM – Madrasah Aliyah (MA) Darul Qu’ran Bengkel, Lombok Barat, kembali melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Mereka ingin UNBK tahun ini bisa sukses dilaksanakan seperti UNBK tahun 2017 lalu bersama Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer (UAM-BK) yang juga serentak dilaksanakan tahun ini juga. UAM-BK dilaksanakan dari 26 – 31 Maret dan
UNBK berlangsung pada 9 -12 April 2018.

Kesuksesan pelaksanaan UNBK oleh Madrasah yang beralamat di Jl. TGH M Shaleh Hambali ini waktu itu menjadi spesial karena dicapai saat madrasah lain tidak siap. Dan MA Darul Qur’an Bengkel menasbihkan diri menjadi madrasah pertama dan menjadi satu satunya madrasah di Kabupaten Lombok Barat yang berani melaksanakan UNBK pada tahun itu. Nah, prestasi itu mereka sangat harapkan bisa ditularkan  pada UNBK tahun 2018 ini.

Pelaksanaan UAMBK dan UNBK di MA Darul ini mulai digiatkan setelah dipimpin oleh Jamzuri S.Pd sejak tahun 2016.

Jamzuri, S.Pd mengakui bahwa sejak dua tahun berada dibawah kepemimpinannya, MA Darul Qur’an cukup berani untuk “unjuk gigi”. Seperti menjadi pelaksana pertama UANBK di Madrasah tahun 2017, menjadi salah satu madrasah pelaksana UNBK tahun 2018, menggiat prestasi di bidang ekstrakulikuler (paskibra dan pramuka), dan lain sebagainya.

“Tahun 2017 kemarin, madrasah kami menjadi madrasah pertama di Lobar yang berani melaksanakan ujian berbasis komputer. Tahun ini juga kami kembali melaksanakan Ujian berbasis komputer” ungkapnya kepada kanalntb.com, Selasa (10/4).

Jamzuri melanjutkan, berbeda dengan tahun lalu  (2017, red.) yang hanya diikuti oleh 69 orang  peserta UNBK,  maka untuk tahun ini terdapat 71 orang dari tiga program (IPS, IPA, dan Bahasa).

Pelaksanaan UNBK di MA Darul Qur’an sendiri terbagi menjadi 3 sesi (pagi, siang, dan sore), dikarenakan oleh keterbatasan ruangan serta perangkat.

Lokasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 Madrasah Aliyah (MA) Darul Qu’ran Bengkel Lombok Barat. (Foto: kanalntb.com/dewi)

“Harapan kami, adanya bantuan untuk penambahan ruangan serta perangkat server untuk pelaksanaan UNBK tahun depan,” imbuh Jamzuri.

Sementara itu, salah seorang siswa yang beranama Fera mengakui bahwa dengan penerapan ujian menggunakan komputer di madrasahnya, dirinya merasa senang dan cukup siap.

“Saya siap dalam UNBK ini, dan perasaan saya cukup senang karena sekolah saya bisa melaksanakan UNBK sama halnya dengan sekolah negeri, sehingga menurut saya sekolah kami setara dengan sekolah-sekolah lain,” ungkapnya. (Dewi)

0
0%
like
0
0%
love
1
100%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here