LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lombok Utara (Lotara) AKP I Kadek Matria menegaskan, bahwa mulai saat ini pihaknya sudah tidak lagi menangani kasus dugaan pemalsuan data keterangan pengganti ijazah yang menjerat marianto (Calon Kades Sokong yang di anulir pemda KLU – red).

“Tugas saya sudah selesai terhadap kasus marianto,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (16/4).

Matria menjelaskan, (hari ini -red) kasus Marianto sudah resmi memasuki tahap ke dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti ke pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta kasus tersebut sudah resmi di tetapkan P2I.

Foto: Tersangka marianto (baju orange) (kanalntb.com/eza)

“Kasus Marianto, hari ini sudah memasuki tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU – red), karena sudah resmi P21,” jelasnya.

Oleh sebab itu lanjut Matria pihaknya sudah melimpahkan kasus tersebut kepada kejaksaan dan menyatakan bahwa tugasnya sudah selesai.

“Sekarang ini ya tinggal kita tunggu saja JPU yang melaksanakan sidang,” tandasnya.

Sementara itu diberitakan tersangka Marianto di tahan, Jumat (7/4) dengan dua alasan yakni subyektif dan obyektif. Alasan subyektif yang bersangkutan dikhawatirkan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti,
sementara alasan obyektifnya ialah sesuai dengan pasal 21 KUHP perkara ancaman hukuman 5 tahun penjara atau lebih dan pasal 266 KUHP yang kini menjerat tersangka marianto dengan ancaman hukuman 7 tahun penajra. (Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here