LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Belum adanya sekolah Madarasah Tsanawiah (MTS) dan Madarasah Iptidakyah (MI) berstatus negeri di Kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, membuat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Muksin harus memutar otak.

Melihat kondisi itu, pada 2019 mendatang pihaknya bertekat akan memanfaatkan tanah seluas 1,80 are yang di hibahkan oleh pemda KLU yang terletak di Dunsun Jenggala, Kecamatan Tanjung Atau Tepatnya di Samping Lesehan sasak narmada untuk pembangunan MTSN dan MIN.

“Sertifikatnya sudah di keluarkan di bagian Aset Daerah, tinggal kita tunggu balik nama saja,” ungkap H Muksin.

Dijelaskannya, untuk saat pihaknya sedang dalam proses pembalikan nama, jika sertifikat tersebut sudah atas nama kemenag maka dasar itulah yang kemudian akan di jadikan sebagai bahan usulan kepada pemerintah pusat untuk pembangunannya.

“Saat ini masih dalam proses dan insaaloh tahun 2019 ini bisa exsen, tetapi kita di sini tetap berusaha dan berupaya mendorong namun ketentuanya tetap di pusat,”jelasnya.

Lebih lanjut Muksin menuturkan, mendengar rencana tersebut pihaknya juga sudah mulai di tuntut oleh Masyarakat untuk segara merealisasikan, karena satu-satunya kabupaten yang belum memiliki madarasah negri hanyalah lombok utara.

“Dari masyarakat juga minta dan kita akan terus berupaya untuk mewujudkanya,” tandasnya.

Dari segi Progres pembangunan sendiri Lanjut Muksin pihaknya sudah memberikan instruksi kepada arsitek untuk melakukan pengukuran dan pembutan master plan, di mana nanti MTSN dan MIN ini akan memiliki ruang asarama santri dan santriwati.

“Kalau untuk gambar bangunanya insaaloh sudah,” tegasnya.

Lebih jauh, untuk perkiraan murid di sekolah berbasis agama ini kata Muksin akan mampu menyerap sekitar ratusan murid dan puluhan guru baik itu guru berstatus PNS maupun Honorer.

“Kalau murid itu di lihat dari segi lulusannya nanti setiap tahunnya
sementara untuk persoalan guru nanti bisa di drop dari provinsi dan kita juga tidak lepas dari tenaga honor di daerah,” katanya. (Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here