LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM – Inspektur Inspektorat Lombok Tengah, Lalu Aswatara menilai kantor Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Tengah tidak layak. Pasalnya, ruangan pelayanan atau front office masih satu tempat dengan ruangan Kepala Bidang (Kabid) perizinan.

“Ini tidak boleh terjadi. Itu bisa menimbulkan fitnah,” ujar Aswatara, di ruangannya, Rabu (25/4).

Walaupun, ketika itu masyarakat yang ada di ruangan kabid hanya mau konsultasi atau melakukan pengaduan. Tapi, semua itu tidak mungkin akan terlepas dari prasangka negatif yang muncul dari masyarakat. Sehingga, paling layak ruangan kabid dengan front office harus dipisah.

“Intinya ruangan pelayanan, konsultasi dan pengaduan harus dipisah,” katanya.

Namun, problem yang terjadi di kantor perizinan, sehingga menyebabkan ruangan kabid dan front office di satu tempat, karena luas area kantor yang tidak memungkinkan untuk bisa dilakukan penambangan ruangan lagi. Artinya, lokasi sekarang luas areanya kecil.

“Atas dasar inilah kami dan KPK mengeluarkan rekomendasi agar kantor Perizinan dipindah,” ungkapnya.

Pihaknya menunjuk kantor DPRD Lombok Tengah lama dijadikan kantor baru DPMPTSP Loteng. Namun, kini belum bisa ditempati, kerana harus menunggu sekretariat dewan pindah ke kantor barunya di Kelurahan Jontlak.

“Kalau di eks kantor dewan itu, kami rasa tempat pelayanan perizinan akan representatif,” jelasnya.

Sementara, Kepala DPMPTSP Loteng, H Winarto mengakui, kantor yang ditempatinya belum layak untuk dijadikan pelayanan. Sehingga, dari arahan KPK kantor DPMPTSP harus dipindah.

“Sudah ditunjuk kantor DPRD lama untuk dijadikan kantor baru DPMPTSP,” katanya.

Namun, untuk sementara ini pihaknya belum bisa pindah ke tempat itu, karena harus menunggu sekretariat dewan untuk pindah ke kantor barunya.

“Saya rasa di tempat itu (kantor DPRD Loteng lama red) pelayanan akan lebih baik. Karena selain lahannya luas, ruangan yang ada pun luas,” tandasnya. (Dik)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here